Breaking News
light_mode
Beranda » EKONOMI & BISNIS » Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?

Bitcoin Masuki Pekan Penentuan, Mampukah Kembali Tembus US$85.000?

  • account_circle VRITIMES
  • calendar_month Kam, 10 Sep 2026
  • visibility 50
  • comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, JAKARTA – Bitcoin (BTC) masih bergerak di sekitar level US$79.000 setelah reli menuju US$82.000 belum mampu berlanjut. Meski momentum jangka pendek cenderung tertahan, peluang Bitcoin untuk kembali menguji US$85.000 masih terbuka seiring pasar bersiap menghadapi sejumlah agenda ekonomi penting Amerika Serikat (AS) dalam beberapa hari ke depan.

Data internal FLOQ menunjukkan Bitcoin diperdagangkan sekitar US$79.522, dengan rentang perdagangan 24 jam antara US$79.081 hingga US$80.494. Sementara itu, dalam tujuh hari terakhir, BTC sempat bergerak hingga US$82.108 sebelum kembali terkoreksi.

CEO & Founder FLOQ, Yudhono Rawis, menilai kondisi saat ini menempatkan Bitcoin pada fase konsolidasi penting. Menurutnya, area US$82.000 menjadi salah satu level yang perlu ditembus agar momentum kenaikan menuju US$85.000 kembali mendapatkan konfirmasi.

“Bitcoin saat ini berada dalam fase menunggu katalis baru. Area US$82.000 menjadi level yang cukup penting karena beberapa kali menjadi resistance. Jika level tersebut berhasil ditembus dengan volume dan permintaan yang kuat, peluang untuk melihat Bitcoin kembali menguji US$85.000 akan semakin terbuka,” ujar Yudho.

Jalan Menuju US$85.000 Masih Terbuka
Secara teknikal, Bitcoin masih menghadapi resistance di kisaran US$80.000 hingga US$82.000. Kemampuan BTC merebut kembali area tersebut akan menjadi salah satu sinyal penting untuk menentukan apakah tren pemulihan dapat berlanjut.

Sentimen pasar terhadap kemungkinan kenaikan juga masih relatif positif. Laporan mencatat pasar prediksi pergerakan Bitcoin sebelumnya memberikan probabilitas sekitar 77% bahwa BTC akan melewati US$85.000 sebelum 2 Oktober 2026. Meski demikian, probabilitas di prediction market bersifat dinamis dan bukan merupakan proyeksi harga yang pasti.

Yudho mengatakan target US$85.000 masih realistis apabila beberapa katalis makro bergerak sesuai harapan pasar.

“Untuk menuju US$85.000, Bitcoin tidak hanya membutuhkan faktor teknikal. Pasar juga membutuhkan dukungan dari sisi likuiditas dan sentimen makro. Karena itu, pergerakan minggu ini penting untuk melihat apakah investor kembali meningkatkan eksposur terhadap aset berisiko atau justru memilih lebih defensif menjelang keputusan The Fed,” jelasnya.

Arus Dana ETF Masih Jadi Penopang

Di tengah volatilitas harga, permintaan institusional terhadap Bitcoin masih menunjukkan sinyal positif.

ETF Bitcoin di AS membukukan net inflow sekitar US$175 juta pada 4 September, menandai tiga sesi berturut-turut arus dana positif. BlackRock IBIT menyumbang sekitar US$117 juta, sedangkan Fidelity mencatat arus masuk sekitar US$57,22 juta. Sehari sebelumnya, total inflow ETF Bitcoin bahkan mencapai sekitar US$731 juta.

Menurut Yudho, kesinambungan arus dana ETF menjadi faktor yang perlu diperhatikan karena dapat menunjukkan bahwa investor institusional masih memiliki minat terhadap Bitcoin meskipun volatilitas jangka pendek meningkat.

“ETF inflow menjadi salah satu indikator yang menarik karena memperlihatkan bahwa permintaan institusional masih ada ketika Bitcoin mengalami konsolidasi. Apabila tren arus masuk ini berlanjut, tekanan dari sisi permintaan bisa membantu Bitcoin mempertahankan struktur kenaikannya dan kembali mencoba resistance yang lebih tinggi,” katanya.

Bitcoin Hadapi Tiga Ujian Besar Pekan Ini

Selain pergerakan harga, perhatian investor pekan ini akan tertuju pada serangkaian agenda ekonomi AS yang berpotensi mengubah ekspektasi terhadap kebijakan The Fed.

Ujian pertama datang dari pasar obligasi AS. Departemen Keuangan AS dijadwalkan melelang kembali Treasury Note tenor 10 tahun pada 9 September 2026, dengan settlement pada 15 September. Hasil lelang menjadi penting karena permintaan yang lemah berpotensi mendorong imbal hasil obligasi lebih tinggi, sementara permintaan yang kuat dapat membantu menahan kenaikan yield.

Pada hari yang sama, kebijakan baru Treasury untuk meningkatkan kapasitas program buyback obligasi berjangka panjang juga mulai berlaku. Treasury meningkatkan batas maksimum operasi liquidity-support buyback dari US$2 miliar menjadi setidaknya US$4 miliar per operasi untuk sejumlah surat utang berjangka panjang. Kebijakan ini berlaku mulai 9 September hingga awal November.

Setelah itu, pasar kripto akan menghadapi dua laporan inflasi utama. Bureau of Labor Statistics (BLS) dijadwalkan merilis Producer Price Index (PPI) Agustus pada 10 September, disusul Consumer Price Index (CPI) Agustus pada 11 September. CPI AS terakhir tercatat meningkat 3,4% secara tahunan pada Juli.

Data tersebut menjadi semakin penting setelah laporan ketenagakerjaan AS menunjukkan nonfarm payroll bertambah 162.000 pada Agustus, sementara tingkat pengangguran bertahan di 4,1%. Kondisi pasar tenaga kerja yang masih relatif kuat membuat pelaku pasar kembali memperhitungkan kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat.

“PPI dan CPI akan menjadi dua data yang sangat penting. Jika inflasi menunjukkan tanda-tanda mereda, pasar bisa kembali melihat ruang bagi kebijakan moneter yang lebih akomodatif ke depan. Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dari ekspektasi dapat mendorong yield dan dolar AS naik, yang biasanya menjadi tantangan bagi aset berisiko termasuk Bitcoin,” jelas Yudho.

FOMC Jadi Penentu Arah Berikutnya

Puncak perhatian pasar kemudian akan tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 15–16 September 2026. Federal Reserve dijadwalkan mengumumkan keputusan kebijakan moneternya pada 16 September, disertai pembaruan proyeksi ekonomi dan jalur suku bunga dari para pejabat The Fed.

Menurut Yudho, keputusan suku bunga saja belum tentu menjadi faktor terpenting. Panduan The Fed mengenai prospek inflasi, ekonomi, dan arah suku bunga berikutnya juga berpotensi menentukan sentimen pasar hingga akhir September.

“Pasar pada akhirnya tidak hanya melihat apakah The Fed menaikkan atau mempertahankan suku bunga. Investor akan membaca bagaimana The Fed melihat inflasi dan arah kebijakan beberapa bulan ke depan. Nada yang lebih dovish dapat menjadi katalis positif bagi likuiditas pasar, sementara sikap yang tetap hawkish berpotensi membuat Bitcoin bertahan dalam fase konsolidasi lebih lama,” ujar Yudho.

Dengan kondisi tersebut, US$82.000 menjadi resistance penting yang perlu diperhatikan dalam jangka pendek. Keberhasilan Bitcoin menembus dan mempertahankan level tersebut dapat membuka kembali peluang menuju US$85.000.

Sebaliknya, apabila tekanan makro kembali meningkat, Bitcoin masih berpotensi bergerak volatil di sekitar area US$79.000 dan menguji support yang lebih rendah.

Namun, kombinasi antara arus dana ETF yang masih positif, minat institusional, serta rangkaian katalis makro dalam beberapa hari ke depan membuat September berpotensi menjadi periode penting dalam menentukan fase berikutnya bagi Bitcoin.

“Kami melihat September sebagai periode yang akan memberikan lebih banyak kejelasan mengenai arah pasar. US$85.000 masih sangat mungkin dicapai, tetapi jalannya tidak akan linear. Investor perlu memperhatikan data makro, arus dana institusional, dan bagaimana Bitcoin merespons level-level penting, bukan hanya mengejar pergerakan harga dalam satu atau dua hari,” tutup Yudho.

Disclaimer: Materi ini disampaikan untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual aset kripto.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

  • Penulis: VRITIMES

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadinkes Pangkalpinang: Semua Petugas Rumah Sakit, Termasuk Non-Nakes, Wajib Ramah dan Jelas Beri Informasi

    Kadinkes Pangkalpinang: Semua Petugas Rumah Sakit, Termasuk Non-Nakes, Wajib Ramah dan Jelas Beri Informasi

    • calendar_month Jum, 18 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kadinkes Pangkalpinang: Semua Petugas Rumah Sakit, Termasuk Non-Nakes, Wajib Ramah dan Jelas Beri Informasi DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Pangkalpinang, dr. Hisar Mangoloi Manalu menegaskan bahwa seluruh petugas rumah sakit, termasuk tenaga non-kesehatan (non-nakes), wajib memberikan pelayanan yang ramah dan informasi yang jelas kepada pasien maupun keluarganya. Hal tersebut disampaikan dr. Hisar, […]

  • Resmikan Gedung Baru Puskesmas Air Itam, Budi Utama: ini Puskesmas Terbesar dan Berstandar Nasional

    Resmikan Gedung Baru Puskesmas Air Itam, Budi Utama: ini Puskesmas Terbesar dan Berstandar Nasional

    • calendar_month Jum, 27 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama menuturkan bahwa Unit Pelayanan Terpadu Daerah (UPTD) Puskesmas Air Itam, merupakan gedung puskesmas terbesar di antara lainnya di Kota Pangkalpinang dan telah berstandar nasional. Peresmian gedung UPTD Puskesmas Air Itam ini, menandai pencapaian besar bagi pelayanan kesehatan dengan gedung yang berstandar nasional dan fasilitas yang […]

  • Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada Bangka Barat di MK: Saksi Beberkan Dugaan Politik Uang

    Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada Bangka Barat di MK: Saksi Beberkan Dugaan Politik Uang

    • calendar_month Sel, 11 Feb 2025
    • account_circle admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Sidang Lanjutan Sengketa Pilkada Bangka Barat di MK: Saksi Beberkan Dugaan Politik Uang DOORSTOP.ID, JAKARTA — Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Barat Tahun 2024 pada Senin (10/2/2025). Sidang yang berlangsung di Ruang Sidang Panel, Lantai 4, Gedung II MK ini memasuki tahap […]

  • Terlilit Utang Belanja Online, Guru TK di Bangka Tengah Gasak Rekening Kenalan hingga Rp18 Juta

    Terlilit Utang Belanja Online, Guru TK di Bangka Tengah Gasak Rekening Kenalan hingga Rp18 Juta

    • calendar_month Sab, 26 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 493
    • 0Komentar

    Terlilit Utang Belanja Online, Guru TK di Bangka Tengah Gasak Rekening Kenalan hingga Rp18 Juta DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Seorang wanita muda berinisial WI (25), yang diketahui berprofesi sebagai guru Taman Kanak-Kanak (TK) di Bangka Tengah, diringkus Tim Subdit III Ditreskrimum Polda Bangka Belitung. WI ditangkap usai menguras isi rekening milik kenalannya hingga mencapai Rp18 juta. […]

  • Semarak HUT RI ke-81, PT TIMAH Bersama Pemerintah Daerah Hadirkan Ruang Usaha bagi UMKM Bangka Barat

    Semarak HUT RI ke-81, PT TIMAH Bersama Pemerintah Daerah Hadirkan Ruang Usaha bagi UMKM Bangka Barat

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 62
    • 0Komentar

    Semarak HUT RI ke-81, PT TIMAH Bersama Pemerintah Daerah Hadirkan Ruang Usaha bagi UMKM Bangka Barat DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bangka Barat untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Hal ini turut didukung PT TIMAH […]

  • PT TIMAH Tbk Perkuat Percepatan Sistem Pembayaran Kemitraan untuk Perkuat Tata Kelola

    PT TIMAH Tbk Perkuat Percepatan Sistem Pembayaran Kemitraan untuk Perkuat Tata Kelola

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PT TIMAH Tbk Perkuat Percepatan Sistem Pembayaran Kemitraan untuk Perkuat Tata Kelola DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT TIMAH Tbk terus perkuat komitmen untuk mewujudkan tata kelola pertimahan, salah satu upaya perbaikan yang dijalankan dalam upaya meningkatkan kinerja operasional adalah memperkuat hubungan saling menguntungkan dengan mitra usaha dengan mengoptimalkan proses pembayaran kepada mitra usaha. Langkah ini tentu […]

expand_less