Ketua TP PKK Pangkalpinang Temukan Dua Kasus Kesehatan Serius saat Sambangi Posyandu Mentari 1
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 5 Mei 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar

Ketua TP PKK Pangkalpinang Temukan Dua Kasus Kesehatan Serius saat Sambangi Posyandu Mentari 1
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Pangkalpinang, Susanti Saparudin, meninjau langsung pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Posyandu Mentari 1, Kelurahan Ketapang, Selasa (5/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Susanti menemukan dua kasus kesehatan pada anak yang memerlukan penanganan medis khusus secara cepat.
Kasus pertama melibatkan seorang anak berusia 7 tahun yang lahir prematur dan memiliki kelainan genetik. Kondisi fisiknya saat ini sangat memprihatinkan karena harus bergantung pada alat bantu makan berupa selang infus untuk asupan nutrisi.
“Anak ini berisiko tinggi stunting karena riwayat lahir prematur dan faktor genetik. Tadi saya langsung meminta dokter dan ahli gizi yang mendampingi kami untuk memberikan perhatian khusus. Kami rekomendasikan agar segera dirujuk guna mendapatkan tindakan medis lebih lanjut,” ujar Susanti di sela-sela kegiatannya.
Selain itu, Susanti juga menyoroti temuan seorang anak yang lahir dengan kondisi atresia ani atau tidak memiliki lubang anus. Meski sempat menjalani operasi di Palembang saat masih bayi, kondisi anak tersebut belum sepenuhnya pulih dan belum bisa beraktivitas secara aktif sehingga masih memerlukan alat bantu medis.
Di kesempatan itu, Susanti juga menegaskan, wilayah Kelurahan Ketapang yang berada di pesisir pantai memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait kualitas udara dan suhu panas yang cukup ekstrem. Menurutnya, hal jni berdampak pada kerentanan kesehatan balita dan anak-anak di wilayah tersebut.
“Fokus utama kita di Kelurahan Ketapang adalah kesehatan balita, anak-anak, dan ibu hamil. Kita ingin memastikan asupan gizi dan protein tercukupi sejak masa kehamilan agar tumbuh kembang anak baik,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kunjungan ini juga menjadi bagian dari persiapan seminar dari TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dijadwalkan pada 11 Mei mendatang di Sekretariat PKK. Posyandu di wilayah Pangkal Balam ini diusulkan sebagai lokus percontohan untuk program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB).
“Program ini merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo yang baru diterapkan tahun ini di PKK. Kami mengusulkan Pangkal Balam sebagai salah satu lokus untuk diberikan perbaikan dan intervensi khusus agar menjadi percontohan bagi daerah lain,” pungkas Susanti.
- Penulis: admin


