Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Persiapan Musda MUI
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 19 Mei 2026
- visibility 114
- comment 0 komentar

Perkuat Sinergi Ulama dan Umara, Pemkot Pangkalpinang Fasilitasi Persiapan Musda MUI
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bangka Belitung dan MUI Kota Pangkalpinang menggelar rapat konsolidasi di ruang Asisten Pemerintahan dan Kesra, pada Selasa (19/5/2026). Pertemuan strategis ini membahas persiapan Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Pangkalpinang sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umara (pemerintah).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang Agustu Efendi, Kabag Kesra Setdako Pangkalpinang Haris Munandar, Ketua MUI Babel Prof. Dr. H. Hatamar Rasyid, serta Ketua MUI Pangkalpinang H. Syamsuni Saleh, SQ beserta jajaran pengurus lainnya.
Ketua MUI Babel, Prof. Dr. H. Hatamar Rasyid, M.Ag memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan langkah nyata yang diambil oleh jajaran Pemkot Pangkalpinang. Ia menilai pertemuan ini sebagai bentuk kepedulian yang besar terhadap penataan umat.
“Sebuah kegiatan yang positif dari Asisten 1 Kota Pangkalpinang. Bersama-sama MUI Provinsi dan MUI Kota Pangkalpinang bersilaturahmi, berkolaborasi, sinergi melaksanakan diskusi persiapan untukMusyawarah Daerah MUI Kota Pangkalpinang,” ujar Hatamar.
Hatamar menambahkan, diskusi tidak hanya terpaku pada agenda organisasi, tetapi juga meluas pada kemaslahatan masyarakat umum.
“Selain persiapan Musda ada banyak hal yang dibahas oleh Asisten 1 dan Kabag Kesra untuk bagaimana menata masyarakat dan umat di Kota Pangkalpinang ini, untuk menjadikan Kota Pangkalpinang sebagai kota yang bermertabat, bermarwah, dan kota yang harmoni ke depan,” jelasnya.
“Ini awal yang bagus bagi seorang Pejabat Asisten dalam rangka mengawal tugas. Saya kira itu adalah sebuah sikap yang religius dari sisi agama karena melaksanakan silaturahmi, koordinasi, kolaborasi, dan sinergisitas,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Ketua MUI Pangkalpinang, H. Syamsuni Saleh, memastikan bahwa agenda Musda MUI Kota Pangkalpinang telah terjadwal dengan baik berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah.
“Musda insyaAllah akan dilaksanakan pada 27 Juni di OR. Pertemuan hari ini memang luar biasa, dihadiri oleh MUI Provinsi dan difasilitasi oleh pemerintah Kota Pangkalpinang,” kata Syamsuni.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih dan menegaskan posisi MUI sebagai pengayom seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan.
“Sebagai pengurus MUI periode ini kami ingin mengucapkan terima kasih atas fasilitas yang disediakan oleh pemerintah Kota dan didampingi oleh orang tua kami dari MUI Provinsi,” ucapnya.
Syamsuni juga menekankan pentingnya independensi dan peran kesejukan MUI di tengah masyarakat.
“Yang jelas Majelis Ulama Indonesia harus berdiri tegak di antara ormas-ormas yang ada dan tidak boleh memilah kemana-mana. Dan kami juga membahas tadi, tidak ada pembahasan masalah hal-hal yang SARA dan sebagainya. Kami MUI selalu mengayomi masyarakat Kota Pangkalpinang untuk selalu kondusif, edukatif, dan selalu berprasangka positif,” tambahnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Kota Pangkalpinang, Agustu Efendi, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri tanpa bimbingan para ulama. Kerja sama ini menjadi pilar penting dalam menyukseskan program prioritas kota.
“Alhamdulillah hari ini kita memang berkolaborasi antara ulama dan umara, itu intinya. Jadi kami memfasilitasi, berinisiasi terkait dengan persiapan Musda. Sebagai orang tua kita, saya langsung sowan ke MUI Provinsi dan kami juga mengundang rapat pengurus MUI Kota untuk persiapan Musda nanti berjalan lancar,” ungkap Agustu.
Lebih lanjut, Agustu jugaa menyampaikan amanah dari Wali Kota Pangkalpinang mengenai pentingnya peran MUI dalam menjaga stabilitas roda pemerintahan.
“Karena ormas Islam seperti MUI itu memang sangat penting bagi kami, untuk bersinergi mendukung program-program prioritas pemerintah Kota Pangkalpinang. Tapi yang penting intinya kami sebagai umara siap berkolaborasi bersama ulama. Ulama bagi kami adalah sebagai penyejuk di dalam pelaksanaan tugas-tugas,” tuturnya.
“Sebagai umara, Pak Wali menyampaikan sangat membutuhkan bimbingan, masukan, dan arahan agar pelaksanaan pemerintahan pembangunan di Kota Pangkalpinang ini tetap berjalan dengan baik dan lancar,” pungkas Agustu.
- Penulis: admin


