PT Timah Hadirkan 33 Unit RLH di Babel dan Kepri Selama Tahun 2024
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 28 Apr 2025
- visibility 78
- comment 0 komentar

PT Timah Hadirkan 33 Unit RLH di Babel dan Kepri Selama Tahun 2024
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Timah terus berkomitmen untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah operasional melalui program bantuan rumah layak huni (RLH). Hal ini juga selaras dengan program Pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui penyediaan fasilitas dasar yang memadai.
Di tahun 2024, PT Timah membantu menghadirkan 33 unit rumah layak huni bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Kepulauan Riau.
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat di wilayah operasional, khususnya korban bencana alam dan masyarakat berpenghasilan rendah yang membutuhkan tempat tinggal yang aman dan nyaman.
“Perusahaan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), berupaya untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Melalui program ini, perusahaan berharap dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan nyaman,” ujar Anggi Siahaan, Department Head Corporate Communication PT Timah, Senin (28/4/2025).
Dalam melaksanakan program rumah layak huni ini, lanjut Anggi, perusahaan Anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID tersebut, juga berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah, TNI dan masyarakat.
“Melalui program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.
Salah satu penerima bantuan rumah layak huni PT Timah ini salah satunya adalah warga Kabupaten Bangka Barat, yakni Sarimah.
Ia merasa sangat bersyukur dengan adanya bantuan dari PT Timah ini. Ia merasa, jika hanya mengandalkan kemampuan diri sendiri, dirinya tak akan mampu memperbaiki rumahnya.
“Terima kasih kepada kalian semua yang telah membangun rumah nenek. Nenek tidak mungkin lagi bangun rumah karena tidak mampu dan sudah tua, Semoga dibalas Allah, diberi kesehatan, dan tambah maju,” ucap Sarimah, dikutip dari pemberitaan PT Timah Tbk beberapa waktu lalu.
Senada, warga Kabupaten Bangka Barat lainnya yakni Auyah (67), yang juga menerima bantuan dari PT Timah, mengaku beruntung bisa mendapatkan bantuan setelah peristiwa kebakaran.
“Bersyukur ada hikmah dari musibah ini. Alhamdulilah setelah kebakaran banyak yang membantu nenek, untuk membangun kembali rumah nenek, Terima kasih kepada semuanya yang telah membantu nenek,” ungkapnya.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


