Subekti Ajak Daerah Lebih Inovatif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 25 Apr 2025
- visibility 76
- comment 0 komentar

Subekti Ajak Daerah Lebih Inovatif untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, mengajak pemerintah daerah baik Kabupaten/Kota lebih inovatif, agar bisa membangun daerahnya lebih baik ke depannya sehingga yang dicita-citakan, yakni Indonesia Emas 2045 akan dapat tercapai.
Hal tersebut disampaikannya usai memimpin upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-29, di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (25/4/2025) pagi.
Dengan mengangkat tema “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menjadi momen penting untuk mempertegas komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah.
“Hal ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa kita bisa menjadi bangsa yang maju, mandiri, dan berdaulat yang tercermin dari keunggulan ekonomi, teknologi, pendidikan, dan kebudayaan dengan masyarakat yang adil, makmur, dan berakhlak mulia,” ujar Subekti.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan komitmen semua komponen bangsa, terutama jajaran pemerintah daerah, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang inovatif dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Mari kita jadikan otonomi daerah sebagai sarana untuk mempercepat pembangunan, memperkuat integrasi nasional, serta meningkatkan daya saing daerah yang pada akhirnya akan berkontribusi terhadap pemerintahan bangsa secara keseluruhan,” tambahnya.
Subekti juga menyoroti sejumlah langkah strategis yang harus menjadi fokus bersama, seperti mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan, hingga penguatan transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.
“Seperti upaya mewujudkan swasembada pangan, swasembada energi, pengelolaan sumberdaya air, mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, bebas korupsi, dan melayani masyarakat dengan berintegritas,” jelasnya.
Ia menambahkan, pengembangan kewirausahaan untuk membuka lapangan kerja, peningkatan akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan yang merata dan terjangkau juga tak kalah penting. Termasuk pula reformasi birokrasi dan penegakan hukum sebagai pilar utama pemerintahan yang efektif dan efisien.
“Reformasi birokrasi dan penegakan hukum juga merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel,” sambung Subekti.
Mengakhiri pernyataannya, Subekti mengajak seluruh elemen untuk menjadikan peringatan 29 tahun otonomi daerah sebagai momentum memperkuat kapasitas daerah dan meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan.
“Penguatan kapasitas daerah merupakan hal yang harus dikedepankan dalam mengelola sumber daya, mendorong tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel, serta meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna menghadirkan pemerintahan yang adaptif, responsif, serta mampu menjawab kebutuhan dan harapan masyarakat secara tepat dan berkelanjutan,” tutupnya.
- Penulis: admin


