Wali Kota Pangkalpinang Segera Terbitkan SE WFH: Jumat Tetap Gotong Royong dan Olahraga
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 2 Apr 2026
- visibility 125
- comment 0 komentar

Wali Kota Pangkalpinang Segera Terbitkan SE WFH: Jumat Tetap Gotong Royong dan Olahraga
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang siap menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin), usai membuka sosialisasi di Balai Besar Betason Kantor Wali Kota, Kamis pagi (2/4/2026).
Prof Udin mengungkapkan, pihaknya tengah mematangkan Surat Edaran (SE) sebagai tindak lanjut dari instruksi Kementerian Dalam Negeri (Mendagri). Meski bekerja dari rumah, ia menjamin ritme kerja pegawai tidak akan kendur, terutama pada hari Jumat yang identik dengan aktivitas fisik dan sosial.
“Saya sudah mendapat laporan dari Pak Sekda, edaran dari Mendagri sudah masuk. Sekarang kita tinggal buat turunannya untuk segera dilaksanakan. WFH ini rencananya kita terapkan hari Jumat,” ujar Prof Udin kepada media.
Namun, ia memberikan catatan khusus agar esensi hari Jumat tidak hilang. “WFH kita akan berjalan seperti biasa. Hari Jumat itu jadwalnya kita tetap gotong royong dan olahraga bersama, meski sistem kerjanya fleksibel,” tambahnya.
Sentil Nasib Karier Jabatan Fungsional
Sebelumnya, di sela-sela pembukaan Sosialisasi Rekomendasi Instansi Pembina Jabatan Fungsional, Prof Udin menyelipkan pesan krusial mengenai masa depan karier ASN.
Menurutnya, fleksibilitas kerja seperti WFH harus dibarengi dengan ketertiban administrasi, terutama bagi tenaga fungsional yang kini menjadi ujung tombak pelayanan.
Ia menyoroti masih banyaknya pegawai yang belum mahir menyusun laporan kerja, yang berisiko menghambat kenaikan pangkat mereka sendiri.
“Tenaga fungsional ini program yang relatif baru di daerah. Kita perkuat mereka agar paham cara membuat perencanaan, pengorganisasian, hingga evaluasi yang baik. Tanpa itu, mereka tidak akan bisa naik pangkat atau jabatan,” tegas Prof Udin.
Menurutnya, sosialisasi aturan sangat penting agar ASN bekerja dalam koridor yang benar.
“Kalau mereka tidak paham cara menulis laporan dan evaluasi, karier mereka bisa stagnan. Inilah alasan kita berikan pendampingan tata caranya agar karier mereka terus meningkat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


