Sekda Mie Go Salurkan Bantuan Pangan Februari-Maret untuk 683 KPM di Kelurahan Sinar Bulan
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 8 Apr 2026
- visibility 122
- comment 0 komentar

Sekda Kota Pangkalpinang, Mie Go (Foto: Heri K/doorstop.id)
Sekda Mie Go Salurkan Bantuan Pangan Februari-Maret untuk 683 KPM di Kelurahan Sinar Bulan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat di tengah tantangan ekonomi. Pada Rabu (8/4/2026), Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, turun langsung menyalurkan bantuan cadangan pangan pemerintah pusat periode Februari dan Maret di Kantor Kelurahan Sinar Bulan.
Tak tanggung-tanggung, distribusi bantuan kali ini mengalami lonjakan signifikan. Mie Go mengungkapkan adanya kenaikan jumlah penerima manfaat hingga tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.
Hal ini terjadi karena adanya perluasan kriteria klasifikasi kesejahteraan masyarakat (desil) yang berhak menerima bantuan.
“Ada kenaikan jumlah penerima yang cukup signifikan, informasinya hingga tiga kali lipat. Dulu hanya menyasar desil satu dan dua, sekarang ditambah hingga desil empat. Kita bersyukur cakupan bantuan ini semakin luas, bahkan harapan kita ke depan bisa menyentuh desil lima,” ujar Mie Go kepada wartawan.
Di Kelurahan Sinar Bulan saja, tercatat 683 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima total lebih dari 13 ton bantuan pangan. Setiap KK membawa pulang paket berisi 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Mie Go menegaskan, langkahini merupakan instrumen strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi di ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tersebut.
“Tugas kami di pemerintah daerah adalah menjaga pasokan dan stabilitas harga. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga inflasi agar tetap terkendali,” tegasnya.
Selain menyalurkan pangan, Mie Go juga memberikan instruksi khusus terkait pemanfaatan lahan terbatas di Pangkalpinang. Ia mendorong warga kembali menggalakkan penanaman komoditas pemicu inflasi, seperti cabai, menggunakan media polybag.
“Penyumbang inflasi terbesar kita adalah cabai. Sejalan dengan program Pak Gubernur, kami melalui Dinas Pangan dan Pertanian akan menggalakkan kembali penanaman cabai di lingkungan masyarakat. Meskipun lahan di Pangkalpinang terbatas, penggunaan polybag menjadi solusi cerdas untuk ketahanan pangan mandiri,” jelas Mie Go.
Menutup arahannya, Mie Go juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Menurutnya, stabilitas keamanan berbanding lurus dengan iklim investasi yang akan masuk ke Pangkalpinang, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi warga.
Sebagai informasi, penyaluran bantuan serupa akan terus dilaksanakan secara bertahap di kelurahan-kelurahan lain di Kota Pangkalpinang, menyesuaikan kesiapan teknis di masing-masing wilayah.
- Penulis: admin


