Pemkot Pangkalpinang Gandeng Kemendikdasmen Tingkatkan PKBI dan UKBI Guru dan Tenaga Kependidikan
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 14 Apr 2026
- visibility 131
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang Gandeng Kemendikdasmen Tingkatkan PKBI dan UKBI Guru dan Tenaga Kependidikan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang bersinergi dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen menggelar peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia (PKBI) dan uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) bagi guru dan tenaga kependidikan di kota Pangkalpinang, yang berlangsung di Cordela Hotel, Selasa pagi (14/4/2026), guna memacu standar literasi para tenaga pendidik di wilayahnya.
Langkah strategis ini ditegaskan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif (Prof Udin), saat membuka kegiatan tersebut bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI, Hafidz Muksin, Kepala Kantor Bahasa Babel beserta jajarannya.
Di kesempatan itu, Prof Udin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali mencintai bahasa Indonesia bukan sekadar sebagai alat komunikasi, tapi sebagai ruh pemersatu bangsa.
Ia menekankan betapa krusialnya peran bahasa dalam menjembatani keberagaman suku dan budaya di tanah air.
“Semangat Sumpah Pemuda harus tetap hidup melalui kecakapan berbahasa,” ujarnya.
Baginya, kemahiran berbahasa Indonesia tidak boleh berhenti di lisan, tapi harus dituangkan dalam bentuk tulisan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan. Ia pun mengajak para guru, jurnalis, hingga masyarakat umum untuk lebih produktif menulis, baik di media cetak maupun platform digital.
“Pendidikan itu bukan cuma soal tahu teori, tapi soal paham dan bisa mempraktikkannya,” tegas Prof Udin.
Ia juga mendorong generasi muda untuk tetap menjaga akar budaya lokal sambil terus mengasah kemampuan menulis agar mampu bersaing di era digital yang semakin terhubung.
Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen, Hafidz Muksin, memuji komitmen nyata pemkot dalam meningkatkan kompetensi tenaga pendidik.
“Tentu kami dari Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang. Kehadiran Pak Wali Kota dalam bimbingan teknis peningkatan kemahiran berbahasa Indonesia bagi para guru ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan SDM yang unggul,” ujar Hafidz.
Hafidz mengungkapkan fakta menarik sekaligus menantang, terkait kondisi literasi saat ini.
“Kalau dilihat secara nasional, guru-guru kita itu baru sekitar 64,9% yang tingkat kemahiran berbahasa Indonesianya sesuai standar. Ini tantangan besar karena guru adalah teladan bagi murid dalam menggunakan bahasa yang baik dan benar,” tambahnya.
Melalui sinergi ini, pihaknya berharap seluruh guru di Pangkalpinang segera mengikuti Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) sebagai alat ukur kompetensi. Tak hanya guru, Hafidz juga menitipkan harapan besar kepada kebijakan daerah ke depannya.
“Harapannya Pak Wali, nanti ada kebijakan agar seluruh siswa tingkat SMP dan SMA juga mengikuti UKBI. Ini akan menjadi pendamping kemahiran siswa sekaligus menjadi indikator keberhasilan indeks pembangunan bidang kebahasaan dan kesastraan di Kota Pangkalpinang,” pungkasnya.
- Penulis: admin


