Pj Sekda Babel Lantik 14 Pejabat Baru, Fery: Jangan Persulit Urusan Rakyat
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 11 Mei 2026
- visibility 165
- comment 0 komentar

Pj Sekda Babel Lantik 14 Pejabat Baru, Fery: Jangan Persulit Urusan Rakyat
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Babel, Fery Afriyanto, tak ingin jajarannya hanya sekadar bekerja mengisi absen atau terjebak rutinitas yang menjemukan. Ia menantang para pejabat untuk menciptakan terobosan yang memangkas birokrasi yang berbelit.
“Ciptakan inovasi yang mempermudah urusan rakyat, bukan justru mempersulit. Jaga integritas dan hindari segala bentuk praktik yang melanggar hukum,” tegas Fery.
Hal ini diungkapkannya usai melantik dan mengambil sumpah 14 pejabat baru yang akan mengisi posisi strategis di lingkungan Pemerintah Provinsi di Kantor BKPSDMD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), pada Senin pagi (11/5/2026).
Keempat belas wajah baru ini terdiri dari 7 pejabat administrator dan 7 pejabat pengawas. Dalam arahannya, Fery menegaskan bahwa perombakan posisi ini merupakan langkah nyata untuk memacu performa organisasi agar pelayanan publik semakin prima.
“Pelantikan ini merupakan bagian dari proses pemantapan organisasi dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Fery di hadapan para pejabat yang dilantik.
Fery juga mengingatkan, jabatan yang diemban adalah amanah sekaligus kepercayaan besar dari negara. Karena itu, ia menuntut profesionalisme tinggi, integritas, dan dedikasi penuh. Ia ingin para pejabat baru segera membangun koordinasi yang solid di internal unit masing-masing.
Di kesempatan itu, Fery menjelaskan tiga poin krusial yang ditekankannya sebagai pekerjaan rumah bagi para pejabat yang dilantik tersebut.
Di tengah tantangan fiskal yang ada, Fery meminta pejabat lebih peka terhadap efisiensi anggaran dan penghematan energi. Setiap rupiah yang keluar harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
“Pemerintah daerah tidak boleh berjalan sendiri. Saya minta seluruh kebijakan daerah harus satu tarikan napas dengan program strategis pusat, mulai dari pengendalian inflasi, penurunan angka stunting, hingga penguatan ekonomi kerakyatan,” tuturnya.
Fery tak ingin jajarannya hanya sekadar bekerja mengisi absen atau terjebak rutinitas yang menjemukan. Ia menginstruksikan para pejabat untuk menciptakan terobosan yang memangkas birokrasi yang berbelit.
“Ciptakan inovasi yang mempermudah urusan rakyat, bukan justru mempersulit. Jaga integritas dan hindari segala bentuk praktik yang melanggar hukum,” tegasnya. (*)
- Penulis: admin


