Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » 6 Faedah Ilmu Seputar Puasa Ramadan (1)

6 Faedah Ilmu Seputar Puasa Ramadan (1)

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 14 Mar 2025
  • visibility 232
  • comment 0 komentar

6 Faedah Ilmu Seputar Puasa Ramadan bagian 1

1. Hukum orang yang meninggalkan puasa

Orang yang meninggalkan puasa karena meremehkan dan malas tidaklah menjadi kafir. Hal itu dikarenakan orang itu tetap dihukumi pada asalnya muslim sampai tegaknya dalil yang membuktikan bahwa dia telah keluar dari Islam. Sementara tidak tegaknya dalil yang menunjukkan bahwa orang yang tidak berpuasa keluar dari Islam selama dia meninggalkan puasa itu karena meremehkan atau malas.

Berbeda halnya dengan salat. Karena untuk masalah salat, telah terdapat dalil-dalil dari Kitabullah, Sunah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wasallam, dan perkataan para sahabat radhiyallahu ’anhum yang menunjukkan bahwa orang yang meninggalkan salat dihukumi sebagai kafir yang dia meninggalkan salat karena meremehkan dan malas. Abdullah bin Syaqiq berkata, “Adalah para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tidak memandang suatu perkara yang apabila ditinggalkan menjadikan pelakunya kafir, selain salat.”

Meskipun demikian, orang ini (yang tidak mau puasa karena meremehkan dan malas) semestinya diajak untuk berpuasa. Dan apabila ternyata dia enggan, seharusnya dia diberikan ta’zir/hukuman pelajaran sampai dia mau menjalankan puasa.

(Sumber : Fatwa Syekh Al-‘Utsaimin yang dikumpulkan dalam Min Fatawa Al-‘Ulama’ fi Ash-Shiyam wa Al-Qiyam, hal. 41-42, penerbit Baitul Afkar Ad-Dauliyah, cet I/1420 H)

2. Keistimewaan puasa

Syekh Muqbil Al-Wadi’i rahimahullah pernah ditanya, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam hadis yang diriwayatkan olehnya dari Rabbnya (hadis qudsi),

كل عمل ابن آدم له إلا الصيام؛ فإنه لي وأنا أجزي به

‘Setiap amal anak Adam untuknya, kecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya.‘ Suatu hal yang dimaklumi bahwa semua ibadah itu untuk Allah dan diberikan pahala, tetapi bagaimana Allah memberikan kekhususan bahwa puasa itu untuk-Nya saja?”

Beliau menjawab,

“Keistimewaan yang terkandung di dalamnya ialah bahwa puasa merupakan amalan rahasia antara seorang hamba dengan Rabbnya. Karena, bisa saja seorang menampakkan diri bahwa dia sedang berpuasa, tetapi apabila dia pulang ke rumahnya atau ke tempat sepi, lalu dia pun makan. Ini menunjukkan bahwa puasa mengandung suatu kelebihan dan keutamaan khusus.

Begitu pula, setiap amal itu memiliki nilai lebih dan kemuliaannya. Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan sebagaimana dalam hadis Abu Umamah yang menuturkan kepada beliau, ‘Tunjukkanlah kepadaku suatu amalan untuk aku kerjakan, wahai Rasulullah.’ Beliau menjawab,

عليك بالصوم، فإنه لا مثل له

‘Hendaklah kamu berpuasa. Sesungguhnya tidak ada amal lain yang serupa dengannya.’

Bukanlah artinya puasa menjadi lebih utama daripada salat. Akan tetapi, maksudnya adalah bahwa puasa itu memiliki suatu keistimewaan tersendiri dan ia menunjukkan kepada keikhlasan.”

(Sumber : https://www.muqbel.net/fatwa.php?fatwa_id=4254)

3. Perusak puasa Ramadan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ’anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

من لم يدع قول الزور والعمل به والجهل فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan ucapan dusta dan tindakan dusta serta perilaku bodoh, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makanan dan minumannya.” (HR. Bukhari dan Abu Dawud. Lafaz ini milik Abu Dawud)

Imam Ash-Shan’ani rahimahullah menjelaskan bahwa hadis ini merupakan dalil diharamkannya berkata-kata dusta dan bertindak bohong serta diharamkannya berlaku bodoh/dungu bagi orang yang berpuasa. Dan kedua bentuk perbuatan ini juga diharamkan bagi orang yang sedang tidak berpuasa. Hanya saja pengharaman perbuatan itu bagi orang yang berpuasa lebih ditekankan lagi, seperti halnya pengharaman zina atas orang yang sudah tua renta dan diharamkannya kesombongan bagi orang yang miskin. (Lihat Subul As-Salam, 2:876)

Syekh Abdul Aziz Ar-Rajihi hafizhahullah menerangkan bahwa maksud hadis ini adalah orang yang melakukan perbuatan semacam itu tidak akan bisa memetik manfaat dari puasanya dan tidak akan memperoleh pahala atas puasanya apabila dia tidak meninggalkan ucapan dusta, tindakan bohong, serta perbuatan dungu. Dan hal ini mengandung peringatan keras terhadap segala bentuk kemaksiatan, seperti berbohong, caci-maki, suap, berinteraksi dengan riba, melanggar hak-hak orang lain dalam hal darah, harta, atau kehormatannya. Bagaimana mungkin orang mendekatkan diri kepada Allah dengan meninggalkan hal-hal yang pada asalnya mubah sementara di saat yang sama dia justru bergelimang dengan keharaman yang dilarang sepanjang waktu. Nilai apa yang bisa diraih dari puasa semacam ini?! Puasa yang lemah seperti ini tidak bisa menghapus dosa-dosa dan tidak mengangkat derajat pelakunya. (Lihat Minhatul Malik Al-Jalil, 4:147)

Syekh Abdullah Al-Bassam rahimahullah menjelaskan bahwa istilah al-qaul az-zur (perkataan dusta) di dalam hadis ini mencakup segala ucapan yang menyimpang dari kebenaran, tercakup di dalamnya kebohongan dan fitnah. Termasuk yang paling parah adalah persaksian palsu dalam rangka mengambil sesuatu dengan cara yang batil atau menggugurkan hak. Termasuk di dalamnya adalah gibah/menggunjing, namimah/adu domba, mengumpat, dan sebagainya. Adapun yang dimaksud tindakan bodoh adalah ucapan yang kotor/keji. Hadis ini menunjukkan bahwa puasanya orang yang melakukan perbuatan semacam itu menjadi berkurang maknanya dan sedikit pahalanya karena ia bukan puasa yang sempurna. (Lihat Taudhih Al-Ahkam, 3:482-483)

bersambung….

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bukan Lupa Janji, Ucok Oktahaber Ungkap Alasan Proyek Drainase Kampung Opas Belum Jalan

    Bukan Lupa Janji, Ucok Oktahaber Ungkap Alasan Proyek Drainase Kampung Opas Belum Jalan

    • calendar_month Ming, 17 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bukan Lupa Janji, Ucok Oktahaber Ungkap Alasan Proyek Drainase Kampung Opas Belum Jalan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ucok Oktahaber, mengungkap alasannya mengenai kelanjutan proyek drainase di Kampung Opas yang belum juga terealisasi. Di hadapan konstituennya, Ucok meluruskan bahwa mandeknya pembangunan tersebut bukan karena dirinya lupa janji, melainkan akibat adanya efisiensi […]

  • Didit Srigusjaya: Jangan Benturkan Masyarakat Kami dengan APH

    Didit Srigusjaya: Jangan Benturkan Masyarakat Kami dengan APH

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2024
    • account_circle
    • visibility 66
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) — Ketua Sementara DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Didit Srigusjaya meminta PT Timah untuk dapat menahan diri, terkait rencana operasional penambangan timah di laut Beriga dalam waktu dekat di desa Batu Beriga, Bangka Tengah. Hal itu disampaikannya pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) pansus dengan PT Timah di ruang Badan Musyawarah (Banmus) […]

  • PT TIMAH Bahas Pembaruan RIPPM bersama Pemangku Kepentingan di Kabupaten Bangka

    PT TIMAH Bahas Pembaruan RIPPM bersama Pemangku Kepentingan di Kabupaten Bangka

    • calendar_month Sen, 4 Mei 2026
    • account_circle admin
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PT TIMAH Bahas Pembaruan RIPPM bersama Pemangku Kepentingan di Kabupaten Bangka DOORSTOP.ID, BANGKA — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat komitmennya dalam mendorong kemandirian sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah operasional melalui penyusunan pembaruan Rencana Induk Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (RIPPM). Dalam proses penyusunannya, PT TIMAH melibatkan berbagai pemangku kepentingan agar program yang dirancang […]

  • BPJS Kesehatan Pastikan Audit Terkait Kasus Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka Dilaksanakan 4 Maret ini

    BPJS Kesehatan Pastikan Audit Terkait Kasus Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka Dilaksanakan 4 Maret ini

    • calendar_month Sab, 1 Mar 2025
    • account_circle admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    BPJS Kesehatan Pastikan Audit Terkait Kasus Penelantaran Pasien di RS Siloam Bangka Dilaksanakan 4 Maret ini DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang, Aswalmi Gusmita, memastikan bahwa audit terhadap RS Siloam Bangka terkait kasus pasien yang wafat diduga akibat kelalaian pihak rumah sakit, baru akan dilaksanakan pada 4 Maret 2025. Menurut Mita, audit ini […]

  • Pemkot Pangkalpinang Harap Pelaksanaan Pilkada Ulang 2025 Berjalan Aman, Tertib dan Sesuai Asas Pemilu

    Pemkot Pangkalpinang Harap Pelaksanaan Pilkada Ulang 2025 Berjalan Aman, Tertib dan Sesuai Asas Pemilu

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Pemkot Pangkalpinang Harap Pelaksanaan Pilkada Ulang 2025 Berjalan Aman, Tertib dan Sesuai Asas Pemilu DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang berharap pelaksanaan Pilkada Ulang 2025 pada 27 Agustus mendatang dapat berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan asas pemilu yang berlaku. Harapan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, saat ditemui usai […]

  • Unmuh Babel Gelar Muswil FL2MI, Juhaini: Lahirkan Generasi Muda yang Berintegritas Membangun Daerah

    Unmuh Babel Gelar Muswil FL2MI, Juhaini: Lahirkan Generasi Muda yang Berintegritas Membangun Daerah

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Unmuh Babel Gelar Muswil FL2MI, Juhaini: Lahirkan Generasi Muda yang Berintegritas Membangun Daerah DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Plt. Asisten Perekomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, berharap Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum Lembaga Legislatif Mahasiswa Indonesia (FL2MI) akan mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, berkapasitas, dan berdaya saing untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik. Hal itu […]

expand_less