Puluhan Nelayan Geruduk Ditpolairud Polda Babel, Desak Aktivitas PIP di Luar IUP Segera Ditindak
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 24 Mei 2026
- visibility 220
- comment 0 komentar

Ketua Nelayan Tanjung Bunga: Jangan Paksa Kami Bertindak Anarkis
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Puluhan nelayan mendatangi Direktorat Polisi Air dan Udara (Dit Polairud) Polda Babel, pada Minggu (24/5/2026) pagi, sekitar pukul 10.20 WIB.
Kedatangan puluhan nelayan Tanjung Bunga, Kecamatan Bukit Intan tersebut dibekali tuntutan keras penolakan aktivitas tambang timah di wilayah Pasir Padi dan yang beraktivitas diluar Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Timah.
Dikatakan Ketua Nelayan Tanjung Bunga, Andi Wijaya menekankan kepada pihak yang dilaporkan untuk segera menyingkir dari wilayah tersebut.
Jangan sampai, lanjut Andi, dirinya bersama nelayan lain bertindak diluar batas demi mendapatkan kembali haknya.
”Mohon ikuti aturan, kita saling menghargai dan saling menghormati jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan, kita juga tidak mau anarkis tapi jangan paksa kami bertindak anarkis,” ujar Andi Wijaya, usai melaporkan tuntutan nelayan ke penyidik Dit Polairud Polda Babel.
”Kami disini juga meminta pihak Kepolisian terkhusus Polairud Babel, untuk menarik dan menindak PIP yang beraktivitas di Pasir Padi atau di luar IUP,” lanjutnya.
Andi mengatakan, PIP yang berada di luar IUP tersebut sudah beroperasi sejak Jumat (22/5/2026) kemarin.
Maka dari itu dirinya kembali menekankan kepada pihak yang merasa melanggar aturan untuk segera kembali bekerja di IUP PT Timah.
”Mereka bekerja di sana sejak Jumat, kami resah. Maka dari itu kami meminta Polairud Babel until bekerja sama dan meminta saran agar konflik ini selesai sesegera mungkin,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Dir Polairud Polda Babel, Kombes Rudi Hadi masih dalam upaya konfirmasi. (*)
- Penulis: admin


