Warga Laporkan Kades Nangka ke Kejari Basel Atas Dugaan Gratifikasi
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 10 Jun 2026
- visibility 151
- comment 0 komentar

Warga Laporkan Kades Nangka ke Kejari Basel Atas Dugaan Gratifikasi
DOORSTOP.ID, TOBOALI — Ratusan warga Desa Nangka, Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, melaporkan Kepala Desa (Kades) setempat ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangka Selatan (Basel) terkait dugaan gratifikasi berkaitan dengan pembangunan pabrik kelapa sawit di wilayah desa tersebut.
Laporan telah diterima Kejari Bangka Selatan dan saat ini tengah diperiksa oleh bidang Pidana Khusus (Pidsus).
Kasi Intelijen Kejari Bangka Selatan, Primayuda Yutama, membenarkan adanya laporan yang disampaikan masyarakat Desa Nangka tersebut.
“Iya benar informasinya. Saat ini sedang ditelaah oleh Pidsus. Untuk hasil maupun progresnya masih menunggu informasi lebih lanjut,” kata Primayuda saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).
Koordinator warga Desa Nangka, Suryadi, mengatakan laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari keresahan masyarakat yang menilai adanya dugaan penerimaan uang oleh oknum Kades.
Menurutnya, warga telah mengumpulkan sejumlah bukti yang dianggap cukup untuk menjadi dasar pelaporan ke aparat penegak hukum.
“Kami dari ratusan petani Desa Nangka telah membuat laporan dugaan gratifikasi yang diduga diterima oknum Kades Nangka ke Kejaksaan Negeri Bangka Selatan,” ujarnya.
Suryadi mengklaim pihaknya mengantongi bukti dugaan aliran dana yang diduga berasal dari perusahaan pabrik kelapa sawit dan masuk ke rekening pribadi kepala desa maupun istrinya.
“Kami telah mengantongi dugaan transfer dana yang diduga dari pihak perusahaan pabrik sawit kepada Kades dan istrinya. Itu yang kami jadikan dasar untuk melapor ke Kejari Bangka Selatan,” katanya.
Ia berharap, laporan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti sehingga masyarakat memperoleh kepastian hukum.
“Kami mendukung Kejari Bangka Selatan untuk segera memproses dan menyampaikan hasil dari laporan masyarakat ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Nangka, Bayumi, saat dikonfirmasi terkait laporan tersebut serta dugaan adanya aliran dana ke rekening pribadinya, belum memberikan penjelasan rinci. Ia hanya memberikan jawaban singkat.
“Siap bang,” ucap Bayumi.
Sebelumnya, masyarakat Desa Nangka juga telah melayangkan pengaduan ke Polda Kepulauan Bangka Belitung terkait kerusakan Jalan Usaha Tani (JUT) yang diduga terdampak aktivitas pembangunan pabrik kelapa sawit di desa tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan terkait masih terus dilakukan guna memperoleh keterangan dan hak jawab atas dugaan yang disampaikan masyarakat. (YG)
- Penulis: admin


