Optimalisasi Aset Daerah, Strategi Pemkot Pangkalpinang Tingkatkan PAD
- account_circle
- calendar_month Ming, 24 Nov 2024
- visibility 102
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Budi Utama, menghadiri Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengamanan Barang Milik Daerah yang digelar Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kota Pangkalpinang di ruang pertemuan Bakeuda pada Kamis (21/11/2024). Acara ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan barang milik daerah demi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Dalam kesempatan tersebut, Budi Utama menyoroti pentingnya pemanfaatan aset Pemkot, terutama tanah, yang memiliki potensi besar untuk menyumbang PAD. Namun, ia mengakui bahwa pengelolaan aset ini masih belum maksimal.
“Aset-aset ini akan didata kembali, dan kami akan lihat jika memungkinkan aset tersebut bisa disewakan dan bermanfaat untuk PAD kita,” ujar Budi.
Ia menambahkan bahwa pemerintah kota terus berupaya mencari sumber pendapatan baru, termasuk dengan meningkatkan optimalisasi pengelolaan aset daerah.
Sementara itu, Kepala Bakeuda Pangkalpinang, Muhammad Yasin, menyampaikan bahwa sosialisasi ini diikuti oleh perwakilan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya pengurus barang dan aset. Ia menjelaskan bahwa dalam acara ini dibahas aturan terbaru terkait pengelolaan barang milik daerah.
“Kami ingin menyampaikan terkait aturan terbaru dan dinamika dalam pengelolaan barang milik daerah. Pemkot juga akan mengajukan perubahan Perda terkait yang mengacu pada regulasi lebih tinggi,” jelas Yasin.
Ia juga menyebutkan bahwa perubahan Perda tersebut akan segera diajukan ke DPRD, diharapkan dapat memenuhi indikator penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK. Selain itu, pemkot berencana menjalin kerja sama dengan pihak ketiga melalui skema seperti sewa menyewa, bangun guna serah, atau pemanfaatan bersama.
Namun, menurut Yasin, upaya ini perlu diawali dengan menyelesaikan permasalahan sengketa aset. “Kami perlu penguatan sistem untuk menuntaskan masalah tersebut agar penggunaan Barang Milik Daerah (BMD) ini dapat optimal untuk meningkatkan PAD,” tegasnya.
Yasin berharap melalui sosialisasi ini, pengelolaan aset daerah dapat dioptimalkan dan menjadi salah satu sumber peningkatan PAD Kota Pangkalpinang.
- Penulis:


