Dihantam Ombak, Kapal Nelayan Terbalik di Pulau Lampu: Ayah Selamat, Anak Masih Hilang
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 21 Des 2024
- visibility 88
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, BANGKA — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang menerima laporan insiden kecelakaan kapal nelayan yang menimpa tiga orang di perairan Pulau Lampu, Belinyu, Kabupaten Bangka. Peristiwa ini terjadi pada Jumat, 20 Desember 2024 sekitar pukul 19.27 WIB.
Ketiga korban adalah Oka (40), Andi (27) selaku anak buah kapal (ABK), dan Rizki (16) yang merupakan anak dari Oka. Sebelumnya, mereka bertolak dari Dermaga Tanjung Gudang, Belinyu, pada 13 Desember yang lalu menuju lokasi penangkapan ikan di perairan Pulau Dua, Belinyu.
Dalam perjalanan pulang menuju dermaga yang sama, kapal mereka dihantam ombak besar hingga menyebabkan kapal terbalik.
Andi berhasil diselamatkan oleh nelayan yang kebetulan melintas di lokasi kejadian. Sementara itu, Oka selamat setelah berenang ke pantai dan segera mendapat pertolongan warga. Namun, Rizki hingga kini masih dinyatakan hilang. Keluarga korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Kansar Pangkalpinang untuk meminta bantuan pencarian.
Merespons laporan ini, Kansar Pangkalpinang segera mengerahkan satu tim penyelamat ke lokasi kejadian. Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, termasuk Tim Rescue Kansar Pangkalpinang, Satpolair Polres Bangka, Laskar Sekaban, BPBD Bangka, dan masyarakat setempat.
Kepala Kansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, mengungkapkan keprihatinannya atas insiden ini. Dan ia mengharapkan masyarakat agar mewaspadai kondisi cuaca yang kurang baik menjelang akhir tahun, terutama bagi para nelayan yang beraktivitas di laut.
“Informasi kejadian ini kami terima semalam, dan kami segera memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi. Kondisi cuaca yang buruk menjelang akhir tahun, ini tentunya menjadi ancaman bagi para nelayan maupun masyarakat untuk beraktivitas di perairan,” ujarnya.
Disamping itu, ia juga mengingatkan pentingnya keselamatan di laut dan mengimbau masyarakat untuk membawa alat pelindung diri seperti life jacket saat beraktivitas di perairan demi keselamatan bersama.
“Semoga upaya pencarian terhadap korban berjalan lancar dan tim yang bertugas di lapangan selalu dalam keadaan baik,” tutupnya.
Operasi pencarian terhadap Rizki masih terus berlangsung dengan harapan korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.
- Penulis: admin


