Atasi Defisit Anggaran, DPRD dan Pemkot Pangkalpinang Sepakat Fokus pada Efisiensi
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 27 Jan 2025
- visibility 62
- comment 0 komentar

Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza mengatakan untuk atasi defisit anggaran, DPRD dan Pemkot Pangkalpinang sepakat fokus pada efisiensi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza, menegaskan perlunya efisiensi dalam penggunaan anggaran daerah.
Menurutnya, kegiatan seremonial yang tidak memberikan manfaat langsung bagi masyarakat harus dipangkas.
“Kegiatan besar yang tidak memberi dampak nyata bagi masyarakat harus dievaluasi,” ujar Hertza usai acara ramah tamah dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang di rumah dinas, Minggu (26/1/2025).
Hertza mengakui, defisit anggaran menjadi tantangan utama bagi pemerintah daerah, termasuk Pemkot Pangkalpinang.
Ia menyebutkan, meski rencana kerja banyak, namun kemampuan keuangan terbatas.
“Defisit anggaran bukan fenomena baru. Kami harus bekerja sama untuk mengelola anggaran secara optimal demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sebagai solusi, lanjut Hertza, Pemkot Pangkalpinang dan DPRD sepakat memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat untuk mendanai proyek-proyek besar.
“Kami fokus pada efisiensi anggaran untuk mengatasi defisit,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan, Pj Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, memiliki jaringan luas di tingkat pusat yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung pendanaan infrastruktur strategis.
“Kami akan bersinergi dan memanfaatkan hubungan yang dimiliki Pak Pj untuk mendapatkan dukungan dana dari pusat,” jelasnya.
Salah satu beban anggaran tahun ini, ucap Hertza, adalah pembiayaan Pilkada Kota Pangkalpinang, yang diperkirakan mencapai Rp30-33 miliar.
Untuk itu, lanjutnya, pemerintah daerah berencana meminta dukungan dari Kementerian Dalam Negeri, DPR RI, dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) guna meringankan beban anggaran Pilkada dan memberikan ruang fiskal lebih besar untuk belanja publik.
“Defisit bukan masalah selama bisa dikelola dengan baik. Anggaran harus digunakan untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tegas Hertza.
Dengan komitmen pada transparansi dan akuntabilitas, harap Hertza, sinergi antara DPRD dan pemerintah kota dapat mengatasi tantangan defisit anggaran dan memastikan program-program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
“DPRD siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengelola anggaran dan menjalankan program-program yang bermanfaat,” pungkasnya.
- Penulis: admin


