Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Perambahan Hutan di Bangka Tengah ke KLHK dan Kejagung RI
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 27 Apr 2025
- visibility 83
- comment 0 komentar

Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Perambahan Hutan di Bangka Tengah ke KLHK dan Kejagung RI
DOORSTOP.ID, JAKARTA — Aktivis lingkungan, Suhendro, melaporkan dugaan perambahan hutan di Dusun Nadi, Desa Perlang, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah.
Laporan itu, disampaikan Suhendro ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, pada Jumat (25/4/2025).
Dalam laporannya, Suhendro menyerahkan bukti berupa titik koordinat, foto, video dan rekaman wawancara dengan pekerja kebun kelapa sawit yang diduga beroperasi di dalam kawasan hutan.
Ia menilai, ada perubahan fungsi lahan hutan menjadi perkebunan pribadi.
“Saya prihatin melihat kerusakan hutan di Bangka Belitung. Hampir semua kawasan hutan rusak,” kata Suhendro.
Suhendro juga menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan. Ia menduga ada pembiaran dari aparat yang seharusnya menjaga kawasan hutan.
“Kerusakan ini terjadi begitu saja. Saya menduga ada kelalaian bahkan penyimpangan dari oknum penjaga hutan,” ujarnya.
Suhendro menyebut, pihaknya berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dan melaporkan dugaan perusakan hutan di tempat lain.
Saat ini, lanjut Suhendro, fokus utamanya adalah aktivitas kebun kelapa sawit di Dusun Nadi.
Ia berharap KLHK dan Kejaksaan Agung segera menurunkan tim untuk menyelidiki kasus ini dan menindak tegas pihak yang terlibat.
“Saya harap Menteri LHK bersama Kejagung dapat menurunkan tim investigasi untuk menindak tegas oknum aparat maupun masyarakat yang terlibat dalam pengalihan fungsi kawasan hutan,” tutupnya.
Hingga berita ini ditulis, konfirmasi dari pihak terkait masih belum diperoleh.
- Penulis: admin


