Banggar DPRD Babel Bahas RKUA-PPAS 2025, Dorong OPD Genjot Kinerja dan Pendapatan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 25 Jul 2025
- visibility 164
- comment 0 komentar

Banggar DPRD Babel Bahas RKUA-PPAS 2025, Dorong OPD Genjot Kinerja dan Pendapatan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menggelar rapat bersama pihak eksekutif untuk membahas hasil Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (RKUA-PPAS) Perubahan APBD 2025. Rapat berlangsung di Ruang Banggar DPRD Babel, Jumat (25/7/2025).
Wakil Ketua DPRD Babel, Eddy Iskandar, menyampaikan bahwa fokus utama pembahasan kali ini adalah program-program prioritas yang berkaitan langsung dengan anggaran daerah, termasuk proyeksi pendapatan serta progres realisasi keuangan daerah ke depan.
“Rapat ini membahas program prioritas dan anggarannya. Kita lihat berapa pendapatan, proyeksinya, dan bagaimana progres ke depan,” ujar Eddy kepada wartawan usai rapat.
Salah satu poin yang turut disorot bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) tersebut, adalah realisasi program pemutihan pajak kendaraan bermotor yang hingga saat ini baru mencapai Rp15 miliar dari target Rp29 miliar. Eddy masih optimistis target itu bisa didekati mengingat masih ada beberapa hari tersisa dalam masa penghitungan.
“Itu kan dihitung sampai kemarin. Masih ada lima hari, ya mudah-mudahan bisa mendekati lah ke arah sana,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mendongkrak pendapatan daerah, mengingat hingga saat ini capaian pendapatan baru sekitar 45 persen, padahal sudah memasuki triwulan ketiga tahun anggaran.
“Oh iya, karena memang secara pendapatan yang disampaikan tadi baru sekitar 45 persen. Ini sudah masuk triwulan ketiga. Jadi memang harus ada kinerja yang lebih dari kawan-kawan TAPD untuk mengejar target itu,” tegasnya.
Eddy berharap, seluruh proses pembahasan ini akan bermuara pada realisasi anggaran yang maksimal, sehingga program-program kerja pemerintah daerah dapat terlaksana dengan baik.
“Hasil akhirnya ya anggaran yang bisa kita manfaatkan, kita peroleh, dan bisa terealisasikan, sehingga program-program kerja pemerintah daerah bisa dilakukan semua,” pungkasnya.
- Penulis: admin


