Dessy Ayutrisna Ajak Masyarakat Pangkalpinang Sukseskan SE2026
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 15 Jun 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar

Dessy Ayutrisna Ajak Masyarakat Pangkalpinang Sukseskan SE2026
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wakil Wali Kota (Wawako) Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi (SE) 2026 dengan memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas lapangan.
Hal tersebut ia sampaikan setelah menerima kedatangan tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang yang dipimpin Kepala BPS, Dewi Savitri, di Rumah Dinas Wakil Wali Kota pada Senin pagi (15/6/2026).
“Hari ini saya didatangi oleh petugas Sensus Ekonomi 2026, Kota Pangkalpinang untuk mendata. Tadi saya sudah didata, dan dngan berbagai macam-macam pertanyaan,” ujar Dessy kepada wartawan.
Dalam proses sensus tersebut, Dessy mengungkapkan bahwa Kartu Keluarga (KK) menjadi salah satu dokumen paling utama yang harus disiapkan oleh masyarakat. Dokumen ini berfungsi untuk mencocokkan jumlah anggota keluarga sebelum petugas menggali informasi lebih dalam mengenai kondisi finansial rumah tangga.
“Yang paling utama adalah KK, ini harus disiapkan, karena untuk mendata berapa orang keluarga secara keseluruhan, llau penghasilan dan pengeluaran, kurang lebih begitu,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dessy mengingatkan bahwa kejujuran masyarakat dalam mengisi data sensus akan berdampak langsung pada ketepatan sasaran kebijakan pemerintah, termasuk dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) yang berbasis pada data desil kesejahteraan. Ia menilai, polemik bansos salah sasaran yang kerap terjadi di tengah masyarakat sering kali berakar dari ketidakakuratan data awal.
“Dan ini akan terkait nanti data-data yang diperlukan di pemerintah. Misalnya salah satunya untuk bantuan-bantuan sosial, ini terkait dengan data desil. Jika masyarakat mengisinya tidak benar, nanti desilnya juga salah,” kata Dessy.
“Makanya kadang-kadang orang bilang gini, kami perlu bantuan, tapi kami tidak dapat bantuan. Atau misalnya, itu orang kaya, kok dapat bantuan. Itu bisa dikarenakan ada data-data yang diberikan masyarakat tidak akurat,” tambahnya lagi.
Dessy juga mengajak warga Pangkalpinang untuk menyambut baik para petugas yang datang ke rumah-rumah. Ia juga mengingatkan masyarakat terhadap slogan sensus tahun ini, yakni TIR (Terima, Isi, Rahasia).
“Saya berharap masyarakat Pangkalpinang juga membuka lebar pintu rumahnya juga untuk petugas sensus kita, sesuai dengan slogannya TIR. TIR itu Terima, Isi datanya dengan benar, kemudian Rahasia akan terjamin,” pungkasnya. (Hr)
- Penulis: admin


