Dispora Pangkalpinang Gelar Festival Kepemudaan, Libatkan 26 Wirausaha Muda
- account_circle admin
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 27
- comment 0 komentar

Dispora Pangkalpinang Gelar Festival Kepemudaan, Libatkan 26 Wirausaha Muda
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pangkalpinang resmi menggelar Festival Kepemudaan Kota Pangkalpinang 2026 di Taman Sari – Wilhelmina Park, Sabtu (31/10/2026). Acara yang dibuka langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif ini, menjadi ruang apresiasi sekaligus panggung kreativitas bagi komunitas dan organisasi kepemudaan.
Kepala Dispora Kota Pangkalpinang, Andika Saputra, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Sumpah Pemuda. Pihaknya mengaku telah mematangkan konsep acara ini sejak pertengahan tahun ini, demi memberikan ruang terbaik bagi generasi muda.
“Ini adalah merupakan kegiatan dalam rangkaian kegiatan hari Sumpah Pemuda. Kami, Dinas Pemuda dan Olahraga, mulai dari pertengahan tahun merancang kegiatan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda. Ini adalah salah satu bentuk apresiasi kita kepada teman-teman komunitas dan organisasi kepemudaan yang ada di Kota Pangkalpinang,” kata Andika kepada wartawan usai pembukaan acara.
Andika menambahkan, penyelenggaraan festival ini juga merespons arahan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, yang sebelumnya menginstruksikan seluruh pemerintah daerah untuk menyediakan pos anggaran khusus yang mampu menyokong kreativitas pemuda di wilayah masing-masing.
“Ini juga salah satunya diintruksikan oleh Pak Menteri Pemuda dan Olahraga, bahwasanya pos untuk kegiatan kepemudaan itu harus disiapkan oleh pemerintah daerah untuk kreativitas para kawan-kawan, pemuda-pemudi yang ada di daerah masing-masing,” tuturnya.
Sebagai sebuah terobosan baru, Dispora Pangkalpinang berharap festival ini menjadi fondasi awal yang akan terus terjaga keberlanjutannya pada masa-masa mendatang.
“Ini adalah momentum awal yang kami lakukan sejak kali pertama. Mudah-mudahan ini akan berlanjut beberapa tahun yang ke depannya,” ujar Andika.
Selama dua hari pelaksanaan, festival ini memanjakan pengunjung dengan berbagai kompetisi menarik, mulai dari lomba seni tari, cosplay, hingga peragaan busana. Pihak panitia pun telah menyiapkan hadiah berupa uang pembinaan sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi para peserta. Hadiah tersebut rencananya akan diserahkan langsung pada acara penutupan, Minggu malam besok.
“Kegiatannya ini adalah salah satunya perlombaan, nanti ada perlombaan seni tari, kemudian ada perlombaan cosplay, lomba fashion show dan lain-lain. Ini adalah merupakan juga beberapa hal yang kami apresiasi dengan hadiah,” beber Andika.
“Jadi lomba itu bukan hanya sekadar lomba, kami juga akan memberikan uang pembinaan, apresiasi terhadap mereka yang dalam rangka perayaan hari sumpah pemuda ini yang kami laksanakan dua hari ini, dan juga kami akan serahkan di penutupan pada Minggu malam nanti,” tambahnya.
Tidak hanya berfokus pada seni dan hiburan, festival ini juga menggerakkan roda ekonomi kreatif lokal. Sebanyak 26 stan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) turut memeriahkan area festival. Andika menegaskan, pihaknya sengaja melakukan seleksi ketat untuk memastikan ruang usaha ini benar-benar diisi oleh para wirausaha muda.
“Untuk stan UMKM yang kami libatkan, umur yang memang kami selektif adalah sesuai dengan motif kami adalah mengakomodir teman-teman wirausaha muda, jadi alhamdulillah hari ini ada 26 UMKM yang hadir ini rata-rata umurnya 30 tahun ke bawah,” pungkas Andika.
- Penulis: admin


