Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Kualitas Jadi Pembeda, Ini Alasan Kompensasi Bijih Timah di Penambang

Kualitas Jadi Pembeda, Ini Alasan Kompensasi Bijih Timah di Penambang

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Kualitas Jadi Pembeda, Ini Alasan Kompensasi Bijih Timah di Penambang

DOORSTOP.ID, BANGKA — Perbedaan harga bijih timah di kalangan penambang rakyat belakangan ini menjadi perhatian publik. Hal ini dikarenakan faktor utama, yakni kualitas dan kadar kandungan timah (Sn) dalam bijih yang dihasilkan penambang rakyat.

Meski perusahaan seperti PT TIMAH Tbk, sudah menerapkan sistem Nilai Imbal Usaha Jasa Penambangan (NIUJP) yang baik, ternyata nilai kompensasi bijih timah di lapangan bisa berbeda antara satu mitra penambang dengan yang lain.

Kondisi ini bukan disebabkan oleh ketidak konsistenan mitra usaha, melainkan karena perbedaan kualitas hasil tambang timah yang dihasilkan setiap penambang.

Seperti yang diceritakan Awan (25) penambang di Perairan Matras yang mengatakan, hasil tambang yang diperolehnya dihargai sekitar Rp75.000-100.000 perkilo gram basah. Hal ini karena kualitas timah yang dihasilkan tidak terlalu bagus.

“Kalau timah saya dibeli sekitar 75.000-100.000 karena memang hasil timahnya bisa dibilang hasil lowgrade. Kami menambang di bekas beroperasinya KPI jadi semacam timah tailing,” cerita awan beberapa waktu lalu.

Bagi Awan dirinya tidak masalah dengan harga tersebut, meski beberapa daerah harga timah dibeli dengan harga mencapai Rp160.000. Menurutnya, tergantung kualitas timah yang dijual.

“Kita tahu hasil timah yang bagus sama enggak, kalau yang daerah sini memang hasil timahnya cuma begitu. Kita juga enggak bisa maksa harus tinggi kalau kita tahu barangnya, jangan sampai CV enggak mau beli,” ujarnya.

Menurutnya, nilai imbal timah mereka sedikit naik dari sebelumnya, pasalnya kini dilirik oleh mitra sekitar Rp90.000-100.000 perkilogram.

“Sekarang ada kenaikan sedikit, kemarin saya jual Rp90.000 beberapa bulan yang lalu sekitar Rp75.000. Semoga nanti naik lagi, minimal naik Rp95.000,” harapnya.

Dengan nilai Rp90.00-100.000 ribu per kilogram dirinya bersama rekan-rekannya kadang-kadang bisa membawa pulang uang sekitar Rp150.000 per hari. Namun jumlah ini tidak menentu, tergantung hasil timah yang diperoleh.

“Kalau saya masih kerja sama orang, kadang dapat banyak, kadang dapat sedikit. Biasanya bisa dapat sekitar Rp150.000 sehari tapi kadang enggak sampe, karena kerja dilaut ini tergantung rezeki, tergantung cuaca dan tidak menentu,” ucapnya.

Berbeda dengan Faisal Penambang di Kawasan Rebo, mengatakan hasil tambang timahnya dinilai dengan harga Rp160.000-170.000 ribu per kilogram. Harga timah ini disebutnya sudah stabil dalam beberapa pekan ini.

“Kalau timah saya dibeli Rp160.000 ini sudah beberapa Minggu stabil dibeli sama mitra PT Timah karena kita bermitra. Sekarang nambang jadi lebih tenang,” kata Faisal.

Menurutnya, dengan harga Rp160.000 ini dirinya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga, bahkan bisa untuk sedikit menabung. Namun, Ia berharap nilai imbal jasa penambangan timah di tingkat Penambang bisa naik sampai Rp200.000.

“Kalau harga stabil begini cukup untuk kebutuhan sehari-hari, bisa untuk beli mainan anak. Tapi semoga nanti bisa naik lagi sampai Rp200.000, kalau di sini memang lumayan bagus timahnya, tapi kadang untung-untung juga ada yang dapat timah kuning harganya lebih dibawah,” katanya

Dalam praktiknya, kadar timah dalam bijih yang dihasilkan penambang bisa sangat bervariasi. Faktor-faktor seperti metode penambangan, lokasi, jenis tanah, serta proses pencucian berpengaruh terhadap kadar logam yang dihasilkan. Bijih dengan kadar Sn tinggi akan memiliki nilai jual lebih tinggi dibanding bijih dengan kadar rendah.

Selain itu, faktor kebersihan material dan kadar pengotor seperti pasir atau mineral lain juga memengaruhi nilai bijih timah. Semakin bersih dan murni hasilnya, semakin tinggi harga yang bisa diberikan oleh perusahaan mitra kepada para penambang rakyat.

Perbedaan harga timah di lapangan bukan merupakan bentuk ketidakseimbangan pasar, melainkan konsekuensi logis dari perbedaan kualitas bijih yang dihasilkan. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah dan PLN Teken MoU, Sinergi Tingkatkan Kapasitas Listrik untuk Operasional Lebih Efisien

    PT Timah dan PLN Teken MoU, Sinergi Tingkatkan Kapasitas Listrik untuk Operasional Lebih Efisien

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2025
    • account_circle admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    PT Timah dan PLN Teken MoU, Sinergi Tingkatkan Kapasitas Listrik untuk Operasional Lebih Efisien DOORSTOP.ID, KARIMUN — PT Timah Tbk menjalin kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam bentuk penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), tentang penyambungan tenaga listrik PT Timah Tbk perubahan daya 555 KVA menjadi 1.385 KVA, berlokasi di Jalan Desa […]

  • Agung Setiawan Resmi Gantikan Tarmizi Saat di DPRD Babel

    Agung Setiawan Resmi Gantikan Tarmizi Saat di DPRD Babel

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Agung Setiawan Resmi Gantikan Tarmizi Saat di DPRD Babel DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Suasana khidmat menyelimuti ruang rapat paripurna istimewa DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), ketika Agung Setiawan resmi diambil sumpahnya sebagai anggota dewan melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW), Kamis (7/8/2025). Agung menggantikan Tarmizi Saat yang berpulang beberapa waktu yang lalu. Pemimpin rapat, Wakil […]

  • Kedapatan Miliki Sabu, IRT Asal Pangkalpinang Diamankan Ditresnarkoba Polda Babel

    Kedapatan Miliki Sabu, IRT Asal Pangkalpinang Diamankan Ditresnarkoba Polda Babel

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Kedapatan Miliki Sabu, IRT Asal Pangkalpinang Diamankan Ditresnarkoba Polda Babel DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Direktorat Resnarkoba (Ditresnarkoba) Polda Bangka Belitung berhasil mengamankan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial IN alias Ivo di Pangkalpinang pada Senin (3/8/26) malam. IRT berusia 35 tahun itu ditangkap usai kedapatan memiliki 1 paket diduga narkotika jenis sabu. Dirresnarkoba Polda Babel, Kombes […]

  • PT TIMAH Tbk Kolaborasi dengan BKKBN Dukung Pengentasan Stunting Menuju Generasi Emas 2045

    PT TIMAH Tbk Kolaborasi dengan BKKBN Dukung Pengentasan Stunting Menuju Generasi Emas 2045

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    PT TIMAH Tbk Kolaborasi dengan BKKBN Dukung Pengentasan Stunting Menuju Generasi Emas 2045 DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebagai bentuk komitmen untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Generasi Emas 2045, PT TIMAH Tbk berkolaborasi dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Melalui kerja sama ini, PT […]

  • Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor, Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas

    • calendar_month Sel, 15 Sep 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 48
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, SEMARANG — Pelabuhan Tanjung Emas Semarang didorong naik kelas menjadi gerbang utama aktivitas ekspor-impor di Jawa Tengah (Jateng). Peningkatan kapasitas dinilai mendesak seiring pesatnya investasi dan perkembangan aktivitas logistik di wilayah tersebut. Dorongan itu disampaikan sejumlah pelaku usaha dan asosiasi dalam forum diskusi bertema Proyeksi Pertumbuhan Barang dan Industri untuk Perencanaan Pengembangan TPK Semarang dalam […]

  • Timgab Tangkap Maling Motor di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Coba Kabur ke Medan

    Timgab Tangkap Maling Motor di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Coba Kabur ke Medan

    • calendar_month Sel, 19 Nov 2024
    • account_circle
    • visibility 127
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pelarian PH alias Pario (41), pelaku pencurian atau maling sepeda motor, berakhir di Pelabuhan Tanjung Api-Api, Sumatera Selatan, Senin (18/11/2024) malam. Ia ditangkap saat berusaha kabur ke kampung halamannya di Medan, Sumatra Utara, melalui jalur laut oleh tim gabungan (Timgab) Jatanras Polda Bangka Belitung dan Polsek Sungsang Polda Sumsel. “Benar, pelaku yang […]

expand_less