Masuki Musim Kemarau Basah, BPBD Pangkalpinang Siaga Hadapi Potensi Bencana
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 22 Jul 2025
- visibility 131
- comment 0 komentar

Masuki Musim Kemarau Basah, BPBD Pangkalpinang Siaga Hadapi Potensi Bencana
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kota Pangkalpinang kini tengah memasuki fase kemarau basah, yakni periode saat cuaca panas mulai mendominasi namun hujan masih berpotensi terjadi meski dengan intensitas yang menurun.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang, Dedy Revandi, menyebut curah hujan di wilayah tersebut sudah mulai menurun, namun potensi cuaca ekstrem tetap perlu diwaspadai.
“Persentase curah hujan memang sudah mulai berkurang. Tapi potensi hujan masih tetap ada, meski tidak seintens sebelumnya,” ujar Dedy kepada media ini, Selasa (22/7/2025).
Sebagai langkah antisipasi, kata Dedy, BPBD Pangkalpinang telah menyiapkan berbagai strategi penanganan bencana, khususnya untuk menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta kekeringan yang bisa berdampak pada pasokan air bersih masyarakat.
“Kami sudah siagakan kendaraan operasional, termasuk mobil tangki air, dan terus berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan PDAM,” ungkap Dedy.
Dedy juga memastikan distribusi air bersih akan dilakukan jika terjadi krisis pasokan.
“Armada tangki akan dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak,” jelasnya.
Sementara itu, Plt Kepala BPBD Provinsi Bangka Belitung, Ari Primajaya, mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, mengingat tingginya risiko karhutla saat musim kemarau.
“Kita (Bangka Belitung-red) rawan karhutla, tapi tidak luas seperti Sumatra. Namun pembakaran lahan tetap berbahaya, apalagi dilakukan saat angin kencang,” tegas Ari.
Meski demikian, lanjut Ari, masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang bisa memicu bencana.
- Penulis: admin


