Pertamina Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Pangkalpinang Aman, Kelangkaan Akibat Penjualan di Luar Pangkalan Resmi
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 28 Jan 2025
- visibility 90
- comment 0 komentar

Pertamina Pastikan Distribusi LPG 3 Kg di Pangkalpinang Aman, Kelangkaan Akibat Penjualan di Luar Pangkalan Resmi
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Menanggapi isu kelangkaan dan harga gas elpiji 3 kilogram di Kota Pangkalpinang, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan bahwa stok dan penyaluran LPG bersubsidi di wilayah tersebut tetap aman dan sesuai prosedur.
Hal tersebut disampaikan Area Manager Communication, Relation & CSR Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, untuk menjawab keluhan masyarakat, terkait distribusi dan harga yang melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 18.000 sesuai SK Gubernur Bangka Belitung.
“Stok LPG 3 kg dalam rantai distribusi Pertamina sampai dengan pangkalan resmi dalam kondisi aman. Kami terus memastikan agen dan pangkalan resmi menyalurkan LPG bersubsidi sesuai regulasi,” ungkap Nikho, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi doorstop.id, Selasa (28/1/2025).
Mengenai keluhan tingginya harga LPG tersebut di masyarakat, menurut Nikho, umumnya terjadi di tingkat pengecer atau toko kelontong, yang berada di luar kewenangan Pertamina.
Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk membeli LPG 3 kg langsung di pangkalan resmi, agar mendapatkan harga yang sesuai dan kualitas yang terjamin.
Nikho melanjutkan, bahwa pihaknya juga telah menginstruksikan seluruh agen dan pangkalan untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi ini tepat sasaran.
“Pembelian LPG 3 kg hanya dapat dilakukan oleh masyarakat yang sudah terdata dan harus menunjukkan KTP di pangkalan resmi,” jelas Nikho.
Disamping itu, ia pun menuturkan, untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan selama libur panjang Imlek dan Isra Mikraj, pihaknya telah menambah pasokan fakultatif sebanyak 12.880 tabung di wilayah Pangkalpinang.
“Langkah ini kami lakukan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama libur panjang Imlek dan isra mikraj,” tegasnya.
Selain itu, Nikho juga menegaskan komitmen pihaknya untuk menindak tegas agen atau pangkalan yang terbukti melanggar aturan distribusi LPG bersubsidi tersebut.
“Kami berharap masyarakat menggunakan LPG 3 kg sesuai peruntukannya, mengingat produk ini merupakan subsidi yang ditujukan untuk masyarakat yang kurang mampu,” tuturnya.
“Dengan upaya ini, kami juga berharap distribusi LPG 3 kg di Kota Pangkalpinang bisa berjalan lancar dan subsidi tepat sasaran,” tandasnya.
- Penulis: admin


