Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0432/Basel Kebut Pembangunan Infrastruktur di Pulau Lepar
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 22 Feb 2026
- visibility 66
- comment 0 komentar

Keterisolasian Wilayah jadi Kendala Utama Mobilitas Warga
DOORSTOP.ID, BANGKA SELATAN – Satuan Tugas (Satgas) Kodim 0432/Bangka Selatan terus mempercepat pengerjaan sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Program yang digelar selama satu bulan ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.
Sejumlah pekerjaan utama meliputi pembukaan dan peningkatan jalan penghubung antardesa sepanjang 5,5 kilometer dengan lebar 7 meter berikut pembangunan siring, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor, serta perbaikan fasilitas umum seperti musala.
Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengatakan pemilihan Pulau Lepar sebagai lokasi TMMD didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat terhadap akses transportasi, khususnya jalur menuju lahan pertanian dan persawahan.
“Keterisolasian wilayah menjadi kendala utama mobilitas warga, terutama untuk mengangkut hasil pertanian. Melalui TMMD, kami ingin membuka keterhubungan wilayah sekaligus mendorong percepatan pelayanan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Sabtu (22/2/2026).
Ia menegaskan, pengerjaan dilakukan secara maksimal dengan memanfaatkan waktu efektif di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Saat hujan turun, pekerjaan jalan terpaksa dihentikan sementara.
Namun ketika cuaca cerah, personel Satgas bersama masyarakat bekerja siang hingga malam guna memastikan target rampung 100 persen sebelum penutupan program.
Selain sasaran fisik, TMMD ke-127 juga menjadi momentum penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Keterlibatan warga dalam proses pembangunan dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Program ini diharapkan menjadi pemicu perputaran roda ekonomi di Pulau Lepar, sekaligus mempertegas komitmen TNI AD dalam membantu pemerintah daerah mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah terdepan dan terpencil. (*)
- Penulis: admin


