Selat Hormuz Ditutup, Didit Srigusjaya Pastikan Stok BBM di Babel Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 5 Mar 2026
- visibility 119
- comment 0 komentar

Selat Hormuz Ditutup, Didit Srigusjaya Pastikan Stok BBM di Babel Aman, Warga Diminta Tak Panic Buying
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, merespons keresahan warga akan langkanya bahan bakar minyak (BBM) usai ditutupnya Selat Hormuz, imbas perang Iran vs AS-Israel. Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terjebak aksi borong atau panic buying.
Didit mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan manajemen Pertamina wilayah Bangka Belitung untuk memverifikasi kondisi riil di lapangan. Hasilnya, ia memastikan bahwa ketersediaan bahan bakar di Negeri Serumpun Sebalai ini masih dalam kategori stabil.
“Saya sudah telepon GM Pertamina Bangka Belitung. Alhamdulillah stok BBM masih aman dan diperkirakan cukup untuk lima hari ke depan,” ungkap Didit saat memberikan keterangan kepada wartawan di gedung DPRD, pada Kamis (5/3/2026).
Fokus perhatian Didit bukan hanya pada ketersediaan saat ini, melainkan juga kesiapan stok menghadapi lonjakan permintaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Berdasarkan penjelasan Pertamina, Didit mengatakan jika kapal pengangkut BBM saat ini tengah berlayar menuju Pelabuhan Pangkal Balam untuk mengisi kembali cadangan daerah.
Meski kapasitas tangki penyimpanan di Bangka Belitung terbatas untuk durasi sekitar tujuh hari, Didit meyakinkan bahwa rantai distribusi tetap terjaga berkat jadwal kedatangan kapal yang berkesinambungan.
“InsyaAllah, masyarakat Bangka Belitung jangan panik,” tuturnya.
Di sisi lain, Didit memberikan peringatan keras kepada pihak-pihak yang mencoba mencari keuntungan pribadi di tengah kekhawatiran warga. Ia mendesak Pertamina agar memperketat pengawasan dengan menggandeng aparat penegak hukum.
“Saya minta Pertamina berkoordinasi dengan Polda Babel agar tidak terjadi penimbunan. Jangan sampai ada oknum yang memanfaatkan situasi ini,” tegas Didit.
Langkah proaktif ini ia ambil demi menjaga kondusivitas wilayah, mengingat kepastian pasokan energi menjadi faktor krusial bagi masyarakat yang tengah bersiap menyambut hari raya.
- Penulis: admin


