Breaking News
light_mode
Beranda » ARTIKEL » Sistem Kung (Kong) atau Dagtaak: Jejak Panjang Model Upah di Bangka

Sistem Kung (Kong) atau Dagtaak: Jejak Panjang Model Upah di Bangka

  • account_circle admin
  • calendar_month Ming, 14 Sep 2025
  • visibility 134
  • comment 0 komentar

Sistem Kung (Kong) atau Dagtaak: Jejak Panjang Model Upah di Bangka

Oleh Dato’ Akhmad Elvian, DPMP, Sejarawan dan Budayawan Penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia

Pulau Bangka memiliki sejarah panjang dalam industri pertimahan. Salah satu warisan sistem kerja yang masih dikenal hingga kini adalah sistem kung atau kong, yang dalam istilah Belanda disebut Dagtaak. Sistem ini diperkenalkan oleh pemerintah Hindia Belanda kepada para pekerja tambang, khususnya buruh bumiputera dan keturunan Tionghoa, sejak abad ke-19.

Cara Kerja Sistem Kung

Pada dasarnya, sistem kung merupakan metode pengupahan yang berbasis target kerja dan kualitas hasil. Perhitungan dilakukan berdasarkan waktu kerja, dengan standar 8–9 jam per hari yang disebut satu kung. Adapun setengah kung berlaku untuk sekitar 4 jam kerja, sementara seperempat kung untuk pekerjaan dengan durasi lebih singkat.

Namun, penghitungan tidak hanya didasarkan pada lamanya bekerja, melainkan juga pada kualitas dan kuantitas hasil. Misalnya, di area parit tambang timah, besaran upah ditentukan dari jumlah tanah yang digali, tanah yang diangkat, hingga banyaknya pasir timah yang diperoleh.

Pembayaran upah dilakukan secara periodik, biasanya setiap tiga hari sekali, tepatnya pada hari Rabu atau Sabtu, sesuai jumlah kung yang berhasil dicapai masing-masing pekerja.

Strategi Kolonial Belanda Mengikat Pekerja

Sistem dagtaak tidak hanya berlaku bagi pekerja kontrak, tetapi juga bagi mereka yang sudah bebas dari ikatan kontrak. Untuk memastikan buruh tetap tinggal dan tidak kembali ke negeri asal, pemerintah kolonial menerapkan berbagai cara.

Di antaranya dengan menaikkan upah kung berdasarkan lama kontrak, membayar gaji menggunakan uang tembaga Belanda yang tidak berlaku di daratan Cina, sehingga para pekerja Tionghoa sulit mengirim penghasilan ke kampung halaman, hingga mendirikan tempat hiburan seperti rumah judi, rumah candu, dan rumah pelacuran.

Akibatnya, setiap kali menerima upah, banyak buruh menghabiskan penghasilan mereka di tempat hiburan tersebut. Tak sedikit yang akhirnya terjebak dalam lilitan hutang kepada kongsi pertambangan, membuat mereka kian sulit kembali ke tanah asal.

Ladang Pemasukan Pemerintah Kolonial

Selain mengekang pekerja, strategi ini juga menjadi sumber pemasukan besar bagi pemerintah kolonial. Berdasarkan catatan Algemeen Verslag Der Residentie Banka Over Het Jaar 1851 nomor 42, pada tahun 1851 pemerintah Belanda memperoleh:

  • sekitar 53.000 gulden dari rumah candu,
  • 4.305 gulden dari rumah judi,
  • serta 9.200 gulden dari rumah pelacuran (Po dan Topho).

Angka tersebut mencerminkan betapa eratnya sistem kung tidak hanya terkait dengan dunia kerja, tetapi juga dengan kontrol sosial-ekonomi yang sengaja dibangun Belanda di Bangka.

Warisan Panjang

Sistem kung menjadi bukti bagaimana kolonialisme membentuk pola kerja, upah, dan bahkan gaya hidup masyarakat tambang di Bangka. Foto arsip Pencetakan Balok Timah di Pangkalpinang circa 1900 yang tersimpan di Rijksmuseum memperlihatkan jejak sejarah panjang pertimahan Bangka sekaligus menggambarkan bagaimana kerja keras para buruh diatur dan dimanfaatkan melalui sistem ini.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Babel Resmikan SPPG Taman Sari, Layani Lima Sekolah dari SD hingga SMK

    Kapolda Babel Resmikan SPPG Taman Sari, Layani Lima Sekolah dari SD hingga SMK

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle admin
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Kapolda Babel Resmikan SPPG Taman Sari, Layani Lima Sekolah dari SD hingga SMK DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Irjen Pol Hendro Pandowo, meresmikan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di Taman Sari, Pangkalpinang, Selasa pagi (16/9/2025). Peresmian ini menjadi langkah awal Polda Babel dalam menghadirkan layanan makanan […]

  • Hingga September 2024, Progres Evakuasi KM Lintas Armada Nusantara Mangkrak!

    Hingga September 2024, Progres Evakuasi KM Lintas Armada Nusantara Mangkrak!

    • calendar_month Sab, 21 Sep 2024
    • account_circle
    • visibility 118
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID (PANGKALPINANG) – Sejak tenggelam di alur keluar masuk pelabuhan Pangkalbalam pada 7 Juli 2024 lalu, proses evakuasi KM Lintas Armada Nusantara hingga kini masih belum menunjukkan progres apapun. Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi tenggelamya KM Lintas Armada Nusantara pada Sabtu (21/9/2024) siang, posisi kapal yang bermuatan 1000 ton pupuk itu masih tetap berada dititik […]

  • Ketua IP Al Washliyah Desak Bupati Asahan Perjuangkan Perbaikan Jalan Longsor

    Ketua IP Al Washliyah Desak Bupati Asahan Perjuangkan Perbaikan Jalan Longsor

    • calendar_month Rab, 2 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Ketua IP Al Washliyah Desak Bupati Asahan Perjuangkan Perbaikan Jalan Longsor DOORSTOP.ID, ASAHAN — Ketua Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Kabupaten Asahan, Said Ibnu Rulian Ahmad, meminta Bupati Asahan Taufiq Zainal Abidin dan Wakil Bupati Rianto untuk segera mengambil langkah konkret. Mereka diminta mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, agar segera memperbaiki […]

  • Timnas Indonesia U-17 Turunkan Formasi Terbaik Demi Taklukkan Korea Selatan di Laga Perdana Piala Asia U-17 2025

    Timnas Indonesia U-17 Turunkan Formasi Terbaik Demi Taklukkan Korea Selatan di Laga Perdana Piala Asia U-17 2025

    • calendar_month Jum, 4 Apr 2025
    • account_circle admin
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Timnas Indonesia U-17 Turunkan Formasi Terbaik Demi Taklukkan Korea Selatan di Laga Perdana Piala Asia U-17 2025 DOORSTOP.ID, JEDDAH — Timnas Indonesia U-17 siap tempur menghadapi Korea Selatan U-17 dalam laga perdana Grup C Piala Asia U-17 2025. Pelatih Nova Arianto menurunkan formasi terbaiknya demi merebut tiga poin penting di laga yang akan digelar di […]

  • Dijadwalkan Kunker ke Kalsel, Menteri ATR/BPN akan Serahkan 314 Sertifikat Tanah

    Dijadwalkan Kunker ke Kalsel, Menteri ATR/BPN akan Serahkan 314 Sertifikat Tanah

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Dijadwalkan Kunker ke Kalsel, Menteri ATR/BPN akan Serahkan 314 Sertifikat Tanah DOORSTOP.ID, BANJARMASIN – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja (Kunker), ke Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Kamis (31/7/2025). Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Harison Mocodompis, mengungkapkan bahwa dalam kunjungan tersebut, Menteri ATR/BPN akan […]

  • Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Ditlantas Polda Babel Lakukan Penertiban di Sejumlah SPBU

    Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Ditlantas Polda Babel Lakukan Penertiban di Sejumlah SPBU

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2026
    • account_circle admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Cegah Penyelewengan BBM Subsidi, Ditlantas Polda Babel Lakukan Penertiban di Sejumlah SPBU DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Guna memastikan kelancaran serta ketepatan sasaran pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Bangka Belitung melakukan penertiban kendaraan disejumlah SPBU seperti SPBU Bacang dan SPBU Kejora. Fokus penertiban ini menyasar kendaraan yang diduga menggunakan plat nomor […]

expand_less