Tagih Janji, Ketua DPRD Babel Desak PT Timah Segera Naikkan Harga di Tingkat Penambang
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 20 Feb 2026
- visibility 71
- comment 0 komentar

Tagih Janji, Ketua DPRD Babel Desak PT Timah Segera Naikkan Harga di Tingkat Penambang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, secara tegas menagih janji perusahaan plat merah tersebut untuk menaikkan harga beli timah di tingkat mitra penambang, sebuah komitmen yang hingga kini masih jalan di tempat sejak disepakati pada 8 November 2025 lalu.
Hal ini diungkapkannya dalam audiensi antara manajemen PT Timah dengan perwakilan masyarakat penambang, di Ruang Banmus DPRD Babel, pada Jumat (20/2/2026).
Didit menilai, kegelisahan para penambang dari berbagai pelosok Bangka Belitung saat ini sangat beralasan karena menyangkut keadilan harga.
“Masyarakat sudah memberikan hasil timah kepada perusahaan. Sudah seharusnya dihargai dengan harga yang layak. Jangan sampai masyarakat merasa diabaikan,” cetus Didit.
Didit juga mengingatkan kembali bahwa ada kesepakatan bersama pasca-aksi massa pada 8 November tahun lalu, yang menyatakan jika harga timah dunia merangkak naik, maka harga di tingkat mitra penambang lokal pun wajib disesuaikan. Namun, lanjut dia, fakta di lapangan justru menunjukkan disparitas harga yang merugikan rakyat.
“Tolong dibuka keran hati nuraninya, agar harga timah di IUP naik, itu saja. Yang jelas tuntutan mereka ini mengingatkan kembali kesepakatan Bapak Dirut PT Timah dengan perwakilan masyarakat 8 November 2025 lalu,” tegasnya kepada awak media.
Didit menyayangkan sikap perusahaan yang terkesan abai terhadap kontribusi masyarakat yang selama ini menyuplai bijih timah ke dalam IUP perusahaan. Ia pun secara langsung meminta Direktur Utama PT Timah untuk segera mengintervensi persoalan harga di tingkat bawah ini.
“Maksud saya, tolonglah teman-teman PT Timah juga hargailah. Artinya masyarakat sudah memberi timah kepada mereka, tolong hargai juga harganya yang baik. Saya ingin tolong dengan Bapak Dirut, harga di tingkat bawah, para penambang yang bermitra dengan PT Timah, tolong dinaikkan,” lanjutnya.
Terkait alasan operasional yang sering menjadi kendala, Didit memberikan solusi tegas agar perusahaan tidak menjadikan perilaku mitra pengumpul sebagai tameng untuk menahan harga bagi penambang kecil.
“Jika memang alasannya mitranya bandel, ya beri sanksi kepada mitranya. Itu kan simpel,” tutupnya.
- Penulis: admin


