Tangkal Paham IRET, Densus 88 AT Polri Gelar Lomba Video Kreatif Kontra Radikalisme di Babel
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 18 Agu 2026
- visibility 45
- comment 0 komentar

Tangkal Paham IRET, Densus 88 AT Polri Gelar Lomba Video Kreatif Kontra Radikalisme di Babel
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri menggandeng Polda Kepulauan Bangka Belitung dan Pemprov Babel, menggelar Lomba Video Kreatif Kontra IRET (Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme). Kompetisi bertajuk “Merdeka Zaman Now: Merdeka dari Radikalisme Digital pada Anak dan Remaja” ini, bertujuan untuk membentengi generasi muda dari paparan paham radikal di dunia maya, sekaligus memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebanyak 145 peserta dari berbagai wilayah di Babel ikut ambil bagian dalam ajang yang diinisiasi oleh Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri tersebut. Para peserta mendaftarkan karya mereka sejak 17 Juli hingga 10 Agustus 2026, yang kemudian masuk ke tahap penjurian ketat pada 11–15 Agustus 2026.
Penilaian melibatkan para juri kompeten berdasarkan indikator yang telah dikonsolidasikan bersama Direktorat Pencegahan Densus 88 AT Polri.
“Pencegahan paham IRET tidak hanya dilakukan melalui pendekatan konvensional, tetapi juga melalui kreativitas generasi muda dan pemanfaatan media digital secara positif,” ujar Satgaswil Kepulauan Bangka Belitung Densus 88 AT Polri, AKBP Maslikan, Selasa (18/8/2026).
Puncak acara dan pengumuman pemenang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Senin malam (17/8/2026), bersamaan dengan resepsi syukuran Hari Kemerdekaan RI. Acara ini dihadiri langsung oleh Gubernur Babel, Kapolda Babel, unsur Forkopimda, perwakilan BUMN, serta instansi vertikal lainnya.
Dalam momentum tersebut, Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menyerahkan langsung hadiah secara simbolis berupa uang tunai, trofi, dan sertifikat khusus kepada peraih Juara 1. Sementara itu, sejumlah pejabat daerah dan pimpinan instansi lainnya turut membagikan penghargaan kepada pemenang Juara 2, 3, Harapan 1, serta Juara Favorit 1 dan 2 sebagai bentuk dukungan kolektif terhadap edukasi kreatif ini.
Selepas menerima penghargaan, para pemenang memberikan video testimoni dan berkomitmen untuk melangkah lebih jauh.
AKBP Maslikan berharap para kreator muda ini bisa menjadi agen media sosial yang aktif menyebarkan konten positif, sekaligus mengampanyekan kewaspadaan terhadap bahaya radikalisme digital di masyarakat luas.
- Penulis: admin


