Tins Papers Music: Band Milenial Jazz Melayu Terinspirasi Maestro Idang Rasjidi
- account_circle
- calendar_month Sel, 19 Nov 2024
- visibility 133
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Tins Papers Music, grup musik asal Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), hadir dengan genre unik, Jazz Melayu.
Dibentuk oleh enam anak muda berbakat, grup ini bertujuan memperkenalkan dan melestarikan musik jazz di Indonesia, khususnya di Negeri Serumpun Sebalai, bahkan hingga kancah internasional.
Sebelum mereka (Tins Papers Music-red) terbentuk, musik jazz di Kepulauan Babel pernah diperjuangkan hingga panggung nasional dan global oleh maestro jazz, almarhum Idang Rasjidi.
Manajer Tins Papers Music, Anggi Yansyah, mengungkapkan bahwa sosok Idang Rasjidi menjadi inspirasi mereka dalam bermusik.
“Tins Papers Music ini terbentuk dari semangat untuk mempertahankan musik jazz yang dulu diperjuangkan almarhum Om Idang Rasjidi. Kami ingin melanjutkan apa yang beliau lakukan,” ujar Anggi saat ditemui di sebuah kafe di Pangkalpinang, Selasa (19/11/2024).
Grup ini, kata Anggi, digawangi oleh Doby Tirtarisma Nasution (vokal), Eka Marwanda (bass), Yopi Andrian (gitar), Rhozik Yuaprilly (gitar), Sunanda Zulfikar (keyboard), Rangga Irawan (drum) dan Fikri Firmansyah (perkusi).
Tidak hanya tampil membawakan musik, lanjut Anggi, dalam setiap pertunjukannya mereka juga memperkenalkan keindahan alam, sejarah dan kehidupan masyarakat Kepulauan Babel yang beragam.
“Budaya Melayu di Kepulauan Babel sangat kental dan merupakan warisan budaya yang berharga. Maka dari itu, kami mencoba memadukan unsur musik jazz dengan elemen musik Melayu Bangka untuk memberikan warna baru dalam bermusik,” tambah Anggi.
Dalam kesempatan itu, Anggi berharap Tins Papers Music terus konsisten menghasilkan karya, supaya dapat membawa musik jazz Kepulauan Babel dikenal di kancah nasional dan internasional.
Tak lupa, Anggi juga mengingatkan tentang pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam menyediakan ruang dan fasilitas bagi musisi jazz agar terus berkembang.
“Kami berharap generasi muda di Kepulauan Babel semakin terdorong untuk berkarya di jalur musik jazz, melanjutkan apa yang telah dirintis para pendahulu seperti almarhum Om Idang,” tutupnya.
- Penulis:


