2.426 Santri TK/TPA dan Tahfiz Juz 30 di Pangkalpinang Diwisuda, Subekti: Ini Langkah Menuju Generasi Qur’ani
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 18 Jun 2025
- visibility 105
- comment 0 komentar

2.426 Santri TK/TPA dan Tahfiz Juz 30 di Pangkalpinang Diwisuda, Subekti: Ini Langkah Menuju Generasi Qur’ani
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 2.426 santri mengikuti wisuda akbar yang digelar oleh LPPTKA DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang, Rabu (18/6/2025), di Bangka City Hotel. Wisuda ini mencakup 2.329 santri TK/TPA Angkatan XXV dan 97 santri Tahfiz Juz 30 Angkatan I.
Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdako Pangkalpinang, Akhmad Subekti, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya terhadap capaian para santri.
Ia menyebut wisuda kali ini menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya digelar pula wisuda Tahfiz Juz 30 secara bersamaan.
“Alhamdulillah pada wisuda santri TK/TPA Angkatan XXV tahun ini, juga dibarengi Wisuda Tahfidz Juz 30 untuk pertama kalinya. Yang munaqosahnya dilakukan bersamaan,” ujar Subekti kepada wartawan.
Subekti juga mengenang awal mula kegiatan ini digagas. Menurutnya, inisiatif untuk memberantas buta huruf Al-Qur’an di Pangkalpinang berasal dari keprihatinan mendiang Wali Kota Pangkalpinang, Zulkarnain Karim.
“Saya ingin bernostalgia. Ide awal untuk mengadakan kegiatan ini berasal dari almarhum Wali Kota Pangkalpinang, Pak Zulkarnain Karim. Saat itu beliau miris melihat anak-anak yang tidak bisa mengaji,” kenangnya.
Ia juga menyebut peran penting Ketua BKPRMI kala itu yang disebutnya sebagai sosok ulama sekaligus umara. Ketika ditawarkan kepada sejumlah organisasi Islam, BKPRMI menjadi satu-satunya yang berani mengambil tanggung jawab tersebut.
“Oleh karena itu, beliau ingin mengentaskan buta Al-Qur’an di Kota Pangkalpinang. Beliau tawarkan kepada ormas Islam, yang berani ngambil waktu itu adalah BKPRMI,” lanjut Subekti.
Ia berharap, para santri yang diwisuda dapat menjadi generasi Qur’ani yang membawa manfaat bagi daerah dan bangsa.
“Semoga anak-anak kita benar-benar menjadi generasi Qur’ani, baik di Bangka Belitung maupun di Kota Pangkalpinang. Ini kebaikan, dan boleh jadi jalan bagi kita semuanya untuk menciptakan generasi Qur’an di Bangka Belitung,” tuturnya.
“Ini juga sekaligus menjadi bukti komitmen BKPRMI dalam mendukung pendidikan keagamaan sejak usia dini di Bangka Belitung, khususnya di Kota Pangkalpinang,” tandas Subekti.
- Penulis: admin


