Dukung Indonesia ASRI, Pemkot Pangkalpinang dan Warga Bersihkan Kawasan Pasar Theresia
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 21 Mei 2026
- visibility 151
- comment 0 komentar

Dukung Indonesia ASRI, Pemkot Pangkalpinang dan Warga Bersihkan Kawasan Pasar Theresia
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Puluhan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang bersama warga sekitar bergerak bersama-sama membersihkan kawasan Pasar Theresia, Kelurahan Kampung Bintang, pada Kamis pagi (21/5/2026). Aksi nyata ini merupakan bagian dari gerakan gotong royong “Pangkalpinang Asri” untuk mendukung program nasional Indonesia ASRI.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, mewakili Wali Kota, menyebut bahwa dalam aksi bersih-bersih ini, BPBD Kota bertindak sebagai leading sector atau koordinator gerakan. Sebanyak 50 personel dikerahkan ke lokasi dan langsung berbaur dengan puluhan warga setempat yang antusias membersihkan lingkungan pasar dan rumah.
Juhaini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kesadaran lingkungan mulai dari unit terkecil yaitu keluarga serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
“Kepada warga Pangkalpinang, khususnya di kelurahan Kampung Bintang pagi ini, mari kita jaga kebersihan dalam rangka mendukung Indonesia ASRI ini dengan dimulai dari menjaga lingkungan yang terkecil dari keluarga, kemudian lingkungan sekitarnya dengan tidak membuang sampah sembarangan, kemudian merapikan yang menjadi kewenangan dari kita masing-masing, baru nanti kita secara bersama-sama ikut membantu dalam bergotong royong untuk membersihkan lebih luas lagi,” ujar Juhaini.
Diakuinya, Kawasan Pasar Theresia selama ini dikenal sebagai salah satu titik yang sering dilanda banjir. Juhaini menegaskan aksi gotong royong ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurai persoalan tersebut dengan mengembalikan fungsi saluran air.
“Ini adalah salah satu upaya dari pemerintah kota Pangkalpinang untuk mengendalikan banjir yang ada di kawasan ini, dengan memastikan bahwa semua drainase dapat berfungsi dengan baik. Terkait sedimentasi di selokan yang ada kami sedang koordinasikan dengan pihak PU, karena itu menjadi kewenangan dari PU,” jelasnya.
Lebih lanjut, Juhaini menyampaikan instruksi langsung dari Wali Kota Pangkalpinang yang menginginkan budaya gotong royong ini kembali digalakkan di tengah masyarakat. Menurutnya, kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah semata.
“Pak Wali menekankan kepada kami bahwa kita harus lebih menggalakkan program gotong royong ini karena menjaga kebersihan itu bukan tanggung jawab pemerintah tapi tanggung jawab kita semua. Kita galakkan program ini. Perangkat Kecamatan dan Kelurahan akan menggerakkan itu, seluruh perangkat daerah menjadi motornya, sebagai penggeraknya,” tuturnya.
Ia juga menegaskan, bahwa Pemerintah Kota Pangkalpinang berkomitmen menjaga konsistensi gerakan ini. Dalam sepekan, agenda gotong royong dijadwalkan berjalan sebanyak dua kali dengan melibatkan berbagai unsur aparatur dan masyarakat.
“Dalam sepekan itu biasanya 2 kali. Selasa dan Kamis atau Kamis dan Jumat. Nah, kemudian kalau hari selasa itu di tingkat OPD, kalu hari ini untuk yang memenuhi kegiatan rutin kita secara bulanan,” pungkas Juhaini.
- Penulis: admin


