Kejar Target PSN 2027, Prof Udin Matangkan Pemindahan Titik Pelabuhan Pangkal Balam
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 1 Jun 2026
- visibility 113
- comment 0 komentar

Kejar Target PSN 2027, Prof Udin Matangkan Pemindahan Titik Pelabuhan Pangkal Balam
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang terus mematangkan rencana pengembangan Pelabuhan Pangkal Balam. Langkah strategis ini dilakukan seiring dengan resminya pengusulan proyek infrastruktur laut tersebut, agar masuk ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN) untuk tahun anggaran 2027.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif atau Prof Udin, saat diwawancarai awak media di Rumah Dinas Residen Wali Kota Pangkalpinang, Minggu (31/5/2026).
“Sekarang kita sudah usulkan untuk masuk ke proyek strategis nasional 2027. Sudah diusulkan ke Pak Gubernur, kemudian juga dari Pak Gubernur sudah disampaikan ke Kementerian,” ujar Prof Udin.
Prof Udin menegaskan sejauh ini seluruh tahapan koordinasi dan persiapan di lapangan berjalan sangat kondusif. Ia katakan, pihaknya kini tengah memfokuskan energi pada penyelesaian berkas administrasi pengajuan perpindahan lokasi pelabuhan.
“Sejauh ini belum ya, belum ada kendala. Dan sekarang kita sedang proses untuk pengajuan pemindahan pelabuhannya, titik lokasi pelabuhannya ke titik yang baru,” tambahnya.
Saat dikonfirmasi kepastian lokasi baru tersebut, dirinya mmembenarkan bahwa titik koordinat yang diajukan tidak mengalami perubahan. Lokasinya tetap sesuai dengan rencana yang sebelumnya telah disepakati bersama pihak legislatif (DPRD).
“Tentu ya. Masih sesuai dengan itu, yang di depan itu,” tukadsnya.
Sebagai informasi, dalam rencana pemindahan ini Pemkot Pangkalpinang mengusung strategi pemanfaatan ruang yang inovatif. Pemerintah menawarkan opsi optimalisasi daratan baru yang terbentuk secara alami di bagian depan pelabuhan akibat penimbunan sedimen.
Daratan bentukan alam tersebut rencananya akan dikukuhkan secara hukum agar sah menjadi aset daaerah. Langkah ini dinilai menjadi jawaban untuk mengatasi keterbatasan lahan, sekaligus meminimalkan biaya pembebasan tanah dalam proyek perluasan fasilitas utama Pelabuhan Pangkal Balam ke depan.
Rencana pemindahan titik pelabuhan ini menjadi solusi jitu bagi arus logistik di Kepulauan Bangka Belitung. Selama ini, Pelabuhan Pangkal Balam srring didera masalah pendangkalan alur muara sungai yang kronis. Akibatnya, kapal-kapal barang bertonase besar kerap tertahan di tengah laut smapai berhari-hari demi menunggu air pasang tinggi agar bisa bersandar. Kondisi inilah ynag memicu keterlambatan bongkar muat komoditas pokok dan berpotensi memicu inflasi daerah.
- Penulis: admin


