Pelepasan 189 Siswa SMPN 10 Pangkalpinang, Darwin: Ini Tonggak Awal Menuju Masa Depan
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 2 Jun 2026
- visibility 146
- comment 0 komentar

Pelepasan 189 Siswa SMPN 10 Pangkalpinang, Darwin: Ini Tonggak Awal Menuju Masa Depan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Pangkalpinang, Darwin, mengingatkan bahwa kelulusan merupakan langkah awal untuk menaklukkan masa depan. Hal itu ia tegaskan dalam acara pelepasan 189 siswa Kelas IX SMP Negeri 10 Pangkalpinang pada Selasa (2/6/2026).
Acara pelepasan ratusan siswa ini juga dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi STIMULUS sebagai inovasi baru dunia pendidikan di wilayah setempat. Di hadapan para guru, orang tua, dan murid, Darwin berpesan agar momentum kelulusan ini menjadi bahan bakar untuk menghadapi jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Anggap ini awal tonggak kalian untuk melangkah lebih jauh ke jenjang pendidikan berikutnya. Jadikan hari ini sebagai semangat untuk bangkit di hari-hari yang mendatang,” ujar Darwin.
Di kesempatan itu, Darwin juga memberikan catatan penting mengenai tantangan moral generasi muda saat ini. Ia menegaskan keberhasilan pendidikan anak bertumpu pada tiga elemen utama, yakni lembaga pendidikan, peran orang tua, serta situasi lingkungan. Namun, lanjut dia, aapek lingkungan kini menjadi tantangan terbesar yang harus diwaspadai bersama.
“Karena anak-anak hanya menghabiskan waktu sepertiga dari satu hari satu malam atau dari 24 jam itu. Dari jam 7 pagi ada yang sampai jam 1 siang atau jam 3.30 sore itu menghabiskan waktunya di sekolah. Itu di bawah naungan pemerintah,” ungkap Darwin.
Menurutnya, tanggung jawab terbesar justru bergeser ketika anak sudah keluar dari gerbang sekolah. Sisa waktu 16 jam dalam sehari di luar pengawasan guru menjadi fase paling krusial bagi tumbuh kembang anak di tengah masyarakat. Hal inilah yang mendasari pihaknya untuk terus menyoroti pengaruh lingkungan pergaulan.
“Tetapi selepas dari itu, dari jam 3.30 sore mereka ada di rumah dan di lingkungan. Nah, ini yang jadi sorotan kita, agar semua dapat memahami hal itu,” imbuhnya.
- Penulis: admin


