Besok, Tim Gabungan Siap Sikat Tambang Ilegal di Teluk Kelabat Dalam
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 8 Jun 2026
- visibility 141
- comment 0 komentar

Besok, Tim Gabungan Siap Sikat Tambang Ilegal di Teluk Kelabat Dalam
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Tim gabungan yang terdiri dari Kepolisian Air dan Udara (Polairud) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), serta dinas terkait siap bergerak langsung ke Teluk Kelabat Dalam, pada Selasa (9/6/2026) besok, untuk menertibkan seluruh aktivitas tambang timah ilegal yang nekat beroperasi di zona tangkap nelayan di wilayah tersebut.
Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan DPRD Kepulauan Bangka Belitung (Babel), bersama Forum Nelayan Pecinta Teluk Kelabat Dalam, PT TIMAH (Persero) Tbk dan pihak terkait lainnya dalam rapat adueinsi yang digelar di ruang Banmus DPRD Babel, Senin pagi (8/6/2026).
Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam melihat wilayah tangkap nelayan dijajah oleh para penambang liar. Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2020 tentang Zonasi, perairan tersebut steril dari aktivitas pertambangan.
“Alhamdulillah atas izin Allah, masalah ini sudah ada jalan keluarnya. Berdasarkan peraturan daerah Bangka Belitung nomor 3 tahun 2020 tentang perda Zonasi, ternyata wilayah yang dipermasalahkan itu adalah daerah wilayah tangkap nelayan atau bebas pertambangan,” ujar Didit kepada wartawan.
“Artinya, DPRD dan Pemerintah sudah memberi tempat, sektor pertambangan sudah ada di dlam Perda, untuk sektor nelayan juga sudah ada. Ternyata aktivitas tersebut daerah wilayah tangkap nelayan, dan disittu ada aktivitas pertambangan,” lanjut dia.
Aksi turun ke lapangan besok akan melibatkan kekuatan penuh dari lintas sektor, termasuk perwakilan masyarakat dan perangkat desa setempat, guna memastikan para penambang segera mengosongkan perairan tersebut.
“Setelah di kroscek PT TIMAH, mereka tidak pernah mengeluarkan SPK terhadap wilayah itu. Karena mereka tahu itu bukan wilayah PT TIMAH. Artinya sudah ada kesepakatan dari rapat tadi bahwa insyaAllah besok pagi Polairud Polda Bangka Belitung atas izin Bapak Kapolda, Satpol-PP atas izin Bapak Gubernur, Dinas Kelautan dan Dinas Pertambangan juga akan hadir bersama-sama dengan para kepala desa, BPD masyarakat 10 desa untuk langsung ke lapangan besok,” tegasnya.
- Penulis: admin


