Anggota MPR RI Melati Ajak Masyarakat Melek Literasi Digital Demi Tangkal Hoaks
- account_circle admin
- calendar_month Ming, 14 Jun 2026
- visibility 103
- comment 0 komentar

Anggota MPR RI Melati Ajak Masyarakat Melek Literasi Digital Demi Tangkal Hoaks
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Anggota MPR-DPR RI Melati, S.H. menggelar sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan bersama komunitas petani lebah madu Koloni Babel Sinergi di Pangkalpinang, Minggu (14/6/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ideologi bangsa sekaligus mengedukasi masyarakat terkait hak ekonomi mereka berdasarkan konstitusi.
Acara yang berlangsung di kediaman salah satu petani lebah yang tergabung dalam Koloni Babel Sinergi tersebut, difasilitasi oleh ketua komunitas, Widi Prayogo dan dihadiri oleh puluhan warga serta petani lebah setempat.
“Jadi hari ini saya melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan. Alhamdulillah, diterima baik oleh teman-teman dari petani lebah madu dan difasilitasi oleh Pak Widi. Beliau punya koloni babel sinergi dan beberapa teman-teman yang ada di sini, masyarakat yang ada di sini untuk mendengarkan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan,” kata Melati saat ditemui usai acara, Minggu (14/6/2026).
Melati menjelaskan, sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan agenda rutin yang wajib ia laksanakan sejak dilantik menjadi anggota MPR RI. Ia menilai pemahaman nilai-nilai kebangsaan menjadi benteng krusial agar masyarakat tidak mudah terpecah belah oleh arus informasi yang tidak tersaring.
Dalam pemaparannya, Melati mengaitkan implementasi Empat Pilar dengan kesejahteraan para petani. Ia menekankan Pasal 33 UUD 1945 dan Sila Kelima Pancasila yang menjamin hak masyarakat untuk mengelola kekayaan alam serta mendapatkan akses pasar.
“Selain silaturahim dengan para petani lebah, saya juga membuka kembali wawasan mereka tentang Undang-Undang Dasar 1945, Pancasila, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Relate-nya bahwa mereka punya hak bisa menikmati kekayaan alam ini untuk kesejahteraan mereka,” tuturnya.
Ia juga mendesak pemerintah untuk hadir dalam memfasilitasi akses pasar bagi pelaku usaha mikro seperti petani lebah. Menurutnya, hal tersebut merupakan wujud nyata dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lebih lanjut, Melati mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital demi menangkal hoaks dan provokasi dari pihak luar yang ingin memecah belah bangsa.
“Kita sebagai negara yang besar dengan kekayaan alam yang luar biasa harus lebih hati-hati dan waspada atas usaha dari pihak luar untuk memecah belahkan bangsa. Kita harus lebih bijak dan literasi digital kita juga harus lebih melek agar tidak mudah terprovokasi isu atau berita bohong,” pungkas Melati. (Hr)
- Penulis: admin


