Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah

Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah

  • account_circle admin
  • calendar_month Sen, 24 Agu 2026
  • visibility 69
  • comment 0 komentar

Pelaku UMKM Sebut Ekonomi Belitung Timur Ikut Bergerak Saat Aktivitas Timah Bergairah

DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Aktivitas pertambangan timah masih memiliki pengaruh besar terhadap denyut perekonomian masyarakat di Kabupaten Belitung Timur. Ketika aktivitas dan perdagangan timah bergerak, dampaknya turut dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), warung kopi, pedagang hingga sektor jasa.

Sebaliknya, ketika aktivitas timah melemah, pelaku usaha di tingkat masyarakat juga ikut merasakan dampaknya. Kondisi tersebut disampaikan Endang Purwono, pelaku UMKM asal Kampung Baru yang juga aktif dalam pengembangan komunitas ekonomi kreatif di lingkungannya.

Menurut Endang, dalam beberapa hari terakhir kondisi perekonomian di lingkungan masyarakat yang ia amati masih cenderung sepi. Aktivitas perdagangan di pasar maupun warung-warung kopi belum menunjukkan pergerakan yang signifikan.

“Kalau saya lihat dalam beberapa hari ini situasi masih sama saja. Kegiatan aktivitas di kawasan kami juga masih biasa-biasa saja. Kondisi ekonomi memang jauh, tidak bergerak,” kata Endang.

Ia mencontohkan kondisi warung kopi yang biasanya menjadi salah satu tempat masyarakat berkumpul. Menurutnya, sejumlah pemilik warung kopi mengaku mengalami penurunan omzet dibandingkan kondisi sebelumnya.

“Dari pasar, kegiatan aktivitas di pasar sepi. Di warung-warung kopi juga sepi. Saya sempat ngobrol dengan teman yang punya warung kopi, omzetnya jauh turun. Malam hari yang seharusnya orang santai dan ngopi, sekarang sepi,” ujarnya.

Sebagai pelaku UMKM, Endang menilai kondisi tersebut menunjukkan bahwa perekonomian masyarakat Belitung Timur masih memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas pertambangan timah.

Menurut dia, ketika masyarakat memperoleh penghasilan dari aktivitas timah, uang tersebut kemudian berputar kembali di berbagai sektor ekonomi lokal. Masyarakat berbelanja, makan di warung, menikmati kopi, membeli produk UMKM hingga melakukan perjalanan dan aktivitas konsumsi lainnya.

“Memang terasa. Kalau timahnya harganya lebih bagus, masyarakat punya uang lebih, pasar pasti ramai. Mereka juga punya uang lebih untuk jalan-jalan atau belanja produk UMKM,” katanya.

Ia mencontohkan masyarakat Belitung Timur yang berkunjung ke daerah lain untuk berbelanja. Menurutnya, pergerakan tersebut menunjukkan bahwa dampak ekonomi dari timah tidak berhenti pada aktivitas pertambangan, tetapi mengalir ke sektor perdagangan dan UMKM.

“Kalau timah goyang, kelihatan benar. Belitung Timur memang masih belum bisa move on dari timah,” ujarnya.

Terkait aktivitas pertambangan timah, Endang menilai masyarakat juga membutuhkan kepastian, terutama bagi mereka yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.

Ia mengakui bahwa aktivitas pertambangan harus tetap mengikuti aturan. Namun, menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat juga perlu menjadi pertimbangan dalam mencari solusi.

Karena itu, ia berharap solusi terhadap persoalan timah masyarakat dapat menghadirkan kepastian bagi penambang sekaligus tetap berada dalam koridor hukum. Salah satu yang menurutnya perlu diperhatikan adalah akses pemasaran dan jumlah mitra pembelian.

“Yang pertama masalah harga. Yang kedua perbanyak mitranya agar masyarakat tidak merasa kebingungan harus menjual ke mana. Kalau hanya belasan mitra, saya rasa belum cukup untuk meng-cover mereka. Sampai harus antre berjam-jam,” ujarnya.

Selain itu, Endang berharap masyarakat mendapatkan sosialisasi yang lebih intensif mengenai aturan pertambangan dan mekanisme perdagangan timah.

Ia juga mendorong PT TIMAH untuk terus membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.

“Harus ada kepastian hukum. Masyarakat yang menambang merasa dilindungi dan dirangkul lebih dekat, disosialisasikan. PT TIMAH jangan takut turun ke masyarakat. Kalau merasa benar, jangan takut. Turun dan lebih dekatlah dengan masyarakat,” katanya.

Endang menilai komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah dan perusahaan penting agar kebijakan dapat dipahami secara utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama di tengah perkembangan teknologi dan maraknya informasi yang belum tentu benar.

“Sekarang zamannya AI. Kita harus bisa melihat mana berita yang hoaks dan mana yang benar-benar nyata. Jangan semuanya ditelan mentah-mentah. Jangan sampai informasi yang kita terima justru merugikan diri sendiri, orang lain, dan keluarga,” pesannya.

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Timah Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pemberdayaan Potensi Lokal

    PT Timah Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pemberdayaan Potensi Lokal

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    PT Timah Dukung Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lewat Pemberdayaan Potensi Lokal DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebagai upaya menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, PT Timah melaksanakan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) berbasis potensi lokal di wilayah operasional perusahaan. Inisiatif PT Timah dalam mengembangkan potensi lokal bukan hanya untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, tapi sekaligus menjaga […]

  • Terduga Pembunuh Wartawan di Pangkalpinang Berhasil Ditangkap

    Terduga Pembunuh Wartawan di Pangkalpinang Berhasil Ditangkap

    • calendar_month Sen, 11 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 280
    • 0Komentar

    Terduga Pembunuh Wartawan di Pangkalpinang Berhasil Ditangkap DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pelarian Hasan Basri alias Abas, terduga pelaku pembunuhan Aditya Warman, seorang wartawan media online di Pangkalpinang, berakhir sudah. Pria tersebut ditangkap di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, Senin (11/8/2025), oleh tim gabungan Polda Babel, Polda Sumsel, dan Polres OKI. Direktur Reserse Kriminal Umum […]

  • Juhaini: Data Inflasi Penting untuk Penentu Kebijakan Daerah

    Juhaini: Data Inflasi Penting untuk Penentu Kebijakan Daerah

    • calendar_month Jum, 1 Agu 2025
    • account_circle admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Juhaini: Data Inflasi Penting untuk Penentu Kebijakan Daerah DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang, Juhaini, mengapresiasi langkah Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang yang secara konsisten merilis Berita Resmi Statistik (BRS). Ia menilai, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata BPS dalam menyosialisasikan data statistik serta meningkatkan literasi statistik bangsa. “Data memiliki peran penting […]

  • Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan Warga, PT TIMAH Bagikan 600 Paket Sembako di Bangka Barat

    Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan Warga, PT TIMAH Bagikan 600 Paket Sembako di Bangka Barat

    • calendar_month Ming, 8 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Bantu Penuhi Kebutuhan Pangan Warga, PT TIMAH Bagikan 600 Paket Sembako di Bangka Barat DOORSTOP.ID, BANGKA BARAT — PT TIMAH (Persero) Tbk terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional dengan menyalurkan 600 paket sembako bagi warga di Kabupaten Bangka Barat. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan bagi masyarakat […]

  • Jangan Lewatkan, Puncak Festival KOBALORASI Vol. 4 Bangka Tengah Malam Ini

    Jangan Lewatkan, Puncak Festival KOBALORASI Vol. 4 Bangka Tengah Malam Ini

    • calendar_month Sab, 22 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Jangan Lewatkan, Puncak Festival KOBALORASI Vol. 4 Bangka Tengah Malam Ini DOORSTOP.ID, KOBA — Perhelatan akbar Festival KOBALORASI Vol. 4 tahun 2026 di Alun-Alun Kota Koba, Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, memasuki malam puncak penutupan pada Sabtu (22/8/2026) malam nanti. Festival tahunan yang mengolaborasikan pameran sejarah, hiburan seni budaya, dan penguatan ekonomi lokal ini […]

  • Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan

    Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan

    • calendar_month Sel, 27 Okt 2026
    • account_circle admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Polres Bangka Barat Tarik Paksa Tiga Ponton Tambang Ilegal di Tembelok-Keranggan DOORSTOP.ID, MENTOK — Satpolairud Polres Bangka Barat, menarik paksa tiga unit ponton yang kedapatan masih parkir di perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Selasa (27/10/2026). Langkah ini menjadi bukti nyata kepolisian setelah sebelumnya memberikan ultimatum terakhir, agar para pemilik segera […]

expand_less