Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, Ini Penjelasan Kepala BPS Pangkalpinang
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 31 Agu 2026
- visibility 56
- comment 0 komentar

Warga Keluhkan Data Desil Tak Sesuai, Ini Penjelasan Kepala BPS Pangkalpinang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Keluhan warga terkait ketidaktepatan data desil kesejahteraan kembali mencuat. Seorang warga melaporkan ada rumah tangga dengan suami dan anak kuliah masuk desil 3, sementara tetangganya yang berstatus janda justru masuk desil 4.
Menanggapi hal itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, memberikan klarifikasi.
“SE2026 masih belum selesai dan butuh waktu finalisasi data hingga data SE2026 siap digunakan. Sementara, untuk desil yang ditetapkan hingga Juli 2026 belum ada hubungannya dengan SE2026,” kata Dewi saat dikonfirmasi doorstop.id, Senin (31/8/2026) pagi.
Menurutnya, data desil yang digunakan pemerintah saat ini masih bersumber dari data DTKS dan P3KE yang lama. Sementara Sensus Ekonomi 2026 masih dalam tahap pendataan dan pengolahan di BPS.
Lebih lanjut, Dewi mengimbau masyarakat untuk tidak resah. Setelah data SE2026 rampung dan dirilis secara resmi, barulah data tersebut akan digunakan sebagai dasar penetapan berbagai program bantuan sosial.
“Nanti setelah data SE2026 final, akan ada mekanisme pemutakhiran. Warga yang merasa datanya tidak sesuai bisa mengusulkan perbaikan,” jelasnya.
“Data yang akurat butuh partisipasi semua pihak, mulai dari penyedia sumber data, termasuk juga dari masyarakat,” tambah Dewi.
Dewi juga berharap adanya peran dari masyarakat, dengan menerima petugas pendataan atau melakukan pembaruan data secara mandiri melalui jalur yang disediakan oleh pemerintah, salah satunya BPS melalui link: dtsen-form.bps.go.id.
Hingga berita ini diturunkan, BPS Kota Pangkalpinang masih terus melakukan pendataan SE2026 di lapangan. (Hr)
- Penulis: admin


