SE 2026 Belum Rampung, Kepala BPS Pangkalpinang: Desil Yang Ditetapkan Juli 2026 Masih Gunakan Data DTKS dan P3KE yang Lama
- account_circle admin
- calendar_month Sen, 31 Agu 2026
- visibility 58
- comment 0 komentar

Warga Diharapkan Berperan Aktif Sukseskan SE2026
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Pangkalpinang, Dewi Savitri, menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) masih belum selesai.
Dewi mengatakan, saat ini SE2026 masih dalam tahap pendataan dan pengolahan di BPS
“SE2026 masih belum selesai dan butuh waktu finalisasi data hingga data SE2026 siap digunakan,” terang Dewi, kepada doorstop.id, Senin (31/8/2026) pagi.
Menyoal data desil, Dewi mengatakan bahwa saat ini data yang digunakan pemerintah, masih bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lama.
“Data desil yang ditetapkan hingga Juli 2026, belum ada hubungannya dengan SE2026,” ujarnya.
Lebih lanjut, Dewi mengimbau masyarakat untuk tidak resah.
Setelah data SE2026 rampung dan dirilis secara resmi, lanjut Dewi, barulah data tersebut akan digunakan sebagai dasar penetapan berbagai program bantuan sosial.
“Nanti setelah data SE2026 final, akan ada mekanisme pemutakhiran. Warga yang merasa datanya tidak sesuai bisa mengusulkan perbaikan,” jelasnya.
“Data yang akurat butuh partisipasi semua pihak, mulai dari penyedia sumber data, termasuk juga dari masyarakat,” sambungnya.
Dewi mengatakan, suksesnya SE2026 tak lepas dari peran aktif warga.
Menutup pernyataannya, Dewi adanya peran dari masyarakat, dengan menerima petugas pendataan atau melakukan pembaruan data secara mandiri melalui jalur yang disediakan oleh pemerintah, salah satunya BPS melalui link: dtsen-form.bps.go.id.
Untuk diketahui, hingga berita ini diturunkan, BPS Kota Pangkalpinang masih terus melakukan pendataan SE2026 di lapangan.
Sekadar informasi, sebelumnya keluhan warga terkait ketidaktepatan data desil kesejahteraan, kembali mencuat.
Yang mana, ada seorang warga yang melaporkan bahwa ada rumah tangga dengan suami dan anak kuliah masuk desil 3, sementara tetangganya yang berstatus janda justru masuk desil 4. (*)
- Penulis: admin


