Breaking News
light_mode
Beranda » BERITA » Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

  • account_circle admin
  • calendar_month Jum, 4 Sep 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Jaga Ekonomi dan Kondusivitas Belitung Timur, Fezzi Dorong Regulasi Tata Kelola Timah Dipercepat

DOORSTOP.ID, BELITUNG TIMUR — Dinamika pertambangan timah di Belitung Timur diharapkan tidak mengganggu kondusivitas wilayah dan aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah upaya menjaga keberlangsungan tata niaga timah agar sesuai aturan, masyarakat penambang juga diingatkan untuk mematuhi aturan dan tidak melakukan aktivitas pertambangan di kawasan terlarang.

Timah masih menjadi salah satu sumber mata pencaharian bagi sebagian masyarakat Belitung Timur. Karena itu, kepastian pembelian bijih timah melalui jalur legal dinilai penting untuk menjaga perputaran ekonomi sekaligus mencegah munculnya perdagangan timah ilegal hingga penyelundupan.

Ketua DPRD Belitung Timur, Fezzi Uktolseja, mengatakan ketergantungan masyarakat terhadap aktivitas pertambangan timah cukup besar. Di sisi lain, PT TIMAH menjadi pihak yang memiliki peran penting dalam pembelian timah melalui jalur legal.

“Timah merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat Belitung Timur. Sementara pembeli timah yang ada saat ini u hanya PT TIMAH. Oleh karena itu, ketergantungan masyarakat dengan PT TIMAH cukup besar,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan pembelian bijih timah sebelumnya turut memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat. Ketika PT TIMAH mengalami kendala pembelian akibat persoalan RKAB, muncul gejolak di tengah masyarakat.

Fezzi berharap perkembangan pembahasan pemerintah terkait mekanisme pembelian bijih timah masyarakat dapat memberikan kepastian hukum sehingga kondisi ekonomi dan sosial di Belitung Timur kembali stabil.

“Setelah ada rapat di Menko Hukum dan HAM, Pak Yusril, itu bisa menjadi dasar untuk PT TIMAH membeli timah masyarakat. Mudah-mudahan ini mulai relatif stabil,” ujarnya.

Seiring dengan perkembangan tersebut, masyarakat diharapkan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban daerah.

Fezzi mengajak masyarakat Belitung Timur mengedepankan karakter lokal yang dikenal santun dan ramah dalam menyampaikan aspirasi maupun menghadapi persoalan.

“Mari kita sama-sama jaga kondusivitas. Kita jaga kepribadian orang Belitung yang terkenal santun dan ramah. Mari kita tonjolkan dan kembali kepada kepribadian serta budaya kita,” katanya.

Ia menilai kondisi ekonomi masyarakat turut berpengaruh terhadap stabilitas sosial. Karena itu, pemerintah, PT TIMAH, dan seluruh pemangku kepentingan perlu bersama-sama menjaga agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan.

“Seluruh stakeholder, baik pemerintah maupun PT TIMAH, sama-sama menjaga kondisi ekonomi masyarakat. Kalau kondisi ekonomi masyarakat lancar, kejadian-kejadian seperti itu mungkin tidak akan terulang lagi,” ujarnya.

Selain memastikan tata niaga timah berjalan melalui jalur legal, Fezzi menekankan pentingnya kesadaran masyarakat penambang untuk mematuhi ketentuan dalam melakukan aktivitas pertambangan.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menambang di kawasan hutan lindung, hutan produktif, daerah sungai, maupun wilayah lain yang memang dilarang untuk kegiatan pertambangan.

“Harus ada kesadaran dari masyarakat. Kalau untuk hutan lindung, hutan produktif, aliran sungai jangan ditambang. Mari kita sama-sama jaga,” tegasnya.

Masyarakat, kata dia, dapat melakukan aktivitas pertambangan di wilayah yang memang diperbolehkan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau mau menambang, silakan menambang di tempat yang sudah ditentukan. PT TIMAH juga membeli timah tidak was-was kalau memang kita sama-sama saling menjaga,” katanya.

Menurut Fezzi, kepatuhan terhadap aturan akan memberikan kepastian bagi seluruh pihak agar aktivitas pertambangan dan pembelian bijih timah dapat berlangsung secara tertib.

Fezzi juga menilai pembelian bijih timah melalui jalur legal memiliki peran penting dalam menjaga perputaran ekonomi masyarakat Belitung Timur.

Ia mengingatkan, apabila masyarakat tetap melakukan penambangan sementara tidak tersedia pembeli legal, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru, termasuk munculnya pasar gelap hingga penyelundupan.

“Kalau masyarakat terus menambang, tetapi pembelinya tidak ada, ini bisa menjadi keributan karena ekonomi masyarakat tidak berputar. Kedua, ini bisa berbahaya. Supply-nya banyak, demand-nya nol, akhirnya bisa muncul pasar gelap. Kalau ini terjadi, bisa muncul penyelundupan-penyelundupan. Ini yang harus kita jaga,” jelasnya.

Karena itu, menurutnya, kepastian pembelian timah oleh PT TIMAH menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus mendorong hasil pertambangan masuk ke jalur perdagangan yang legal.

Selain pembelian timah, Fezzi mendorong pemerintah mempercepat penyusunan regulasi yang dapat menjadi payung hukum bagi mekanisme pembelian bijih timah masyarakat oleh PT TIMAH secara berkelanjutan.

“Regulasi ke depan harus cepat dibuat sehingga bisa menjadi dasar PT TIMAH untuk membeli timah masyarakat secara kontinu,” ujarnya.

Ia juga menilai penyusunan RKAB ke depan perlu didukung data yang lebih akurat, termasuk data eksplorasi dan pengeboran. Data tersebut dinilai penting agar penentuan alokasi RKAB dapat lebih sesuai dengan kondisi sumber daya di lapangan.

“Data bor dan lainnya juga harus optimal. Jangan sampai karena data kurang, kemudian kuota RKAB yang diberikan juga tidak banyak,” katanya.

Fezzi berharap tata kelola pertambangan ke depan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat dan tujuan pengelolaan sumber daya alam untuk kesejahteraan rakyat. (*)

Sumber: www.timah.com

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

    Perkuat Layanan Kesehatan di Hari Batik Nasional, BRI Serahkan Ambulans untuk SMA Yayasan Gemah Ripah Lohjinawi Klaten

    • calendar_month Kam, 15 Okt 2026
    • account_circle VRITIMES
    • visibility 30
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, JAKARTA – Memaknai Hari Batik Nasional sebagai momentum untuk memperkuat semangat kepedulian dan kebersamaan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI melalui BRI Region 11 Yogyakarta program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kali ini, BRI menyerahkan bantuan satu unit ambulans kepada Yayasan Gemah Ripah […]

  • 2.426 Santri TK/TPA dan Tahfiz Juz 30 di Pangkalpinang Diwisuda, Subekti: Ini Langkah Menuju Generasi Qur’ani

    2.426 Santri TK/TPA dan Tahfiz Juz 30 di Pangkalpinang Diwisuda, Subekti: Ini Langkah Menuju Generasi Qur’ani

    • calendar_month Rab, 18 Jun 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    2.426 Santri TK/TPA dan Tahfiz Juz 30 di Pangkalpinang Diwisuda, Subekti: Ini Langkah Menuju Generasi Qur’ani DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sebanyak 2.426 santri mengikuti wisuda akbar yang digelar oleh LPPTKA DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Pangkalpinang, Rabu (18/6/2025), di Bangka City Hotel. Wisuda ini mencakup 2.329 santri TK/TPA Angkatan XXV dan 97 […]

  • Dukung Generasi Emas 2045, PT Timah Gelar Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bangka

    Dukung Generasi Emas 2045, PT Timah Gelar Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Bangka

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    DOORSTOP.ID, BANGKA — PT Timah kembali melaksanakan program makan bergizi gratis yang dilaksanakan di berbagai sekolah di wilayah operasional perusahaan. Kali ini, makan bergizi gratis digelar di SDN 14 Sungailiat dan TK Pesona Ananda, Rambak, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Selasa (10/12/2024). Program makan bergizi gratis ini disambut antusias oleh para pelajar dan […]

  • Penyerapan Produk Pertanian Lokal Meningkat Pesat Berkat Program Makan Bergizi Gratis

    Penyerapan Produk Pertanian Lokal Meningkat Pesat Berkat Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Penyerapan Produk Pertanian Lokal Meningkat Pesat Berkat Program MBG DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang melalui Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaper) terus menunjukkan komitmen kuat dalam menyinergikan program daerah dengan kebijakan strategis pemerintah pusat. Salah satu fokus utamanya adalah memastikan ketersediaan pangan lokal tetap tangguh guna menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu diungkapkan […]

  • Transaksi Digital Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi Global, Penggunaan QRIS Menguat

    Transaksi Digital Tetap Tumbuh di Tengah Tekanan Ekonomi Global, Penggunaan QRIS Menguat

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
    • account_circle admin
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Data Bank Indonesia Tunjukkan Transaksi Digital Banking Tumbuh Lebih Dari 20–30 Persen Secara Tahunan DOORSTOP.ID, JAKARTA — Transaksi digital di Indonesia tetap tumbuh di tengah gejolak ekonomi global. Peningkatan terlihat pada penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), terutama saat momentum Lebaran 2026. Chief Executive Officer ALTO Network, Gretel Griselda mengatakan tren pembayaran domestik masih […]

  • Seleksi Beasiswa PT Timah Dimulai, Pelajar Asal Kepri dan Riau Berharap Lolos

    Seleksi Beasiswa PT Timah Dimulai, Pelajar Asal Kepri dan Riau Berharap Lolos

    • calendar_month Sel, 13 Mei 2025
    • account_circle admin
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Seleksi Beasiswa PT Timah Dimulai, Pelajar Asal Kepri dan Riau Berharap Lolos DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Belasan pelajar dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, yang telah lolos seleksi administrasi dan survei lapangan Program Kelas Beasiswa PT Timah pada SMAN 1 Pemali, tampak serius mengikuti tes potensi akademik, psikotes, wawancara, psikologi klinis dan validasi dokumen yang dilaksanakan […]

expand_less