Pemkot Pangkalpinang Gelar Operasi Pasar ke-4 di Terminal Kampung Keramat
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 10 Sep 2026
- visibility 92
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang Gelar Operasi Pasar ke-4 di Terminal Kampung Keramat
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menggelar Operasi Pasar di Terminal Kampung Keramat, Kecamatan Rangkui, Kamis pagi (10/9/2026). Kegiatan itu menyasar pengendalian inflasi yang sempat menyentuh 4,11 persen secara year-on-year pada Agustus 2026.
Hal itu disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pangkalpinang Juhaini, yang memimpin langsung kegiatan tersebut. Ia didampingi Sekretaris Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan Erika Handoko.
Juhaini menyebut operasi pasar ini merupakan hasil kerja sama Pemkot Pangkalpinang dengan Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Bangka Belitung.
“Hari ini kita melakukan kegiatan operasi pasar, pemerintah kota melalui Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Kota Pangkalpinang, bekerjasama dengan kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bangka Belitung,” ujar Juhaini kepada wartawan.
Ia menambahkan kegiatan ini merupakan pelaksanaan kegiatan yang keempat dari enam event yang difasilitasi BI untuk menekan laju inflasi di Pangkalpinang.
“Operasi pasar yang kita lakukan hari ini adalah merupakan event yang keempat dari enam kegiatan yang difasilitasi oleh BI untuk pemerintah kota pangkalpinang dalam rangka pengendalian inflasi,” sambungnya.
Juhaini juga merinci sejumlah mitra yang ikut berpartisipasi. Di antaranya Bulog, PT BAMS, PT Sumber Pangan atau CV Sub Sabang Jaya, CV Menara Nusantara Pratama, Fais Agen Telur, Arfan atau Titin Bawang, Hypermart dan Hoki Buah.
“Jadi tujuannya adalah pengendalian inflasi. Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kemarin Pangkalpinang sempat secara year-on-year di bulan, rilis di bulan Agustus itu di angka 4,11 persen. Salah satunya adalah andil terbesar dari kelompok makanan, minuman dan tembakau,” jelasnya.
Untuk meredam tekanan harga, Pemkot Pangkalpinang menyiapkan sejumlah komoditas pokok dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi.
“Beras dari bulog tadi diinformasikan sekitar 2 ton dijual dengan harga distributor, dengan harga HET. Kemudian ada telur, gula, dan minyak goreng dengan harga HET semua,” kata Juhaini.
Menurut Juhaini, operasi pasar bukan satu-satunya langkah. Sebelumnya Pemkot juga menggelar pasar murah dan pembagian Cadangan Bahan Pangan Pemerintah Pusat.
“Untuk mengantisipasi ini (inflasi,red), pemerintah kota Pangkalpinang yang pertama sekali kita lakukan adalah pasar murah, kemudian yang dilakukan oleh Dinas Pangan dan Pertanian pada saat menjelang Perayaan Maulid kemarin,” terang Juhaini.
“Kita lanjutkan juga dengan pembagian bantuan Cadangan Bahan Pangan Pemerintah Pusat atau (CBPP) kepada 19.808 penerima manfaat untuk bulan Juli, Agustus dan September masing-masing penerima manfaat menerima 30 kg dengan total yang kita salurkan kemarin 594,24 ton,” tambahnya.
Ia berharap rangkaian kegiatan ini meringankan beban masyarakat pasca hari besar keagamaan, sekaligus mendongkrak daya beli.
“Dan harapannya masyarakat bisa meringankan beban masyarakat pas hari besar keagamaan kemarin, kemudian meningkatkan daya beli, serta pertumbuhan ekonomi kita juga naik,” pungkasnya. (Hr)
- Penulis: admin


