Zakat Pegawai Baru 40 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Desak ASN Mampu Tunaikan Kewajiban
- account_circle admin
- calendar_month Kam, 24 Sep 2026
- visibility 54
- comment 0 komentar

Zakat Pegawai Baru 40 Persen, Wali Kota Pangkalpinang Desak ASN Mampu Tunaikan Kewajiban
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, menyoroti komitmen Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam menunaikan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas). Saat ini, tingkat partisipasi pegawai untuk berzakat di lembaga resmi tersebut tercatat baru menyentuh angka sekitar 40 hingga 50 persen.
Hal tersebut diungkapkan Saparudin usai menyerahkan bantuan Beasiswa Cendekia dari Baznas Kota Pangkalpinang untuk pelajar SD dan SMP di Kantor Baznas setempat, Kamis pagi (24/9/2026).
Melihat potensi yang belum maksimal, Saparudin mengimbau dan mengetuk hati para ASN yang sudah memenuhi syarat secara finansial (nisab) untuk segera menunaikan kewajibannya.
“Angkanya sih mungkin sekitar 40-50 persen. Yang kita harapkan, pegawai-pegawai kita yang tentu yang memiliki kemampuan ya, karena ada juga kan pegawai kita ini memang yang dalam keterbatasan lah ya kalau mereka punya kewajiban saya harap bisa menyalurkan,” ujar Saparudin kepada wartawan.
Ia mengingatkan bahwa zakat bukan sekadar sumbangan sukarela, melainkan kewajiban agama yang mengikat bagi setiap Muslim yang mampu. Di dalam penghasilan para pegawai yang berkecukupan, terdapat hak masyarakat miskin yang harus dikeluarkan.
Ia berharap, ke depan kesadaran para pegawai terus meningkat agar program pengentasan kemiskinan, termasuk bantuan pendidikan (beasiswa) bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan.
“Karena sebetulnya zakat infak sedekah ini adalah kewajiban karena disitu ada hak, ketika ada hak orang miskin untuk mendapatkannya maka ada kewajiban bagi orang yang mampu untuk memberikan zakat infak sedekah,” tegasnya.
Dana zakat yang terkumpul dari masyarakat dan ASN ini nantinya langsung disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak. Salah satu wujud nyatanya adalah bantuan beasiswa yang diserahkan hari ini, yang menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk dalam delapan golongan penerima zakat (asnaf), seperti fakir, miskin, hingga keluarga yang terlilit utang.
“Orang tuanya termasuk dalam golongan yang memenuhi asnaf yang ada di Baznas, orang miskin, kemudian yang fakir, macam-macam lah, ada yang berutang, kan ada 8 Golongan Asnaf Penerima Zakat itu. Nah, hari ini berkumpul. Dan diambil mereka ini dari sekolah-sekolah yang ada di kota Pangkalpinang, baik SD maupun SMP,” jelas Saparudin.
Saparudin juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada warga dan sebagian ASN yang selama ini konsisten menyalurkan zakat, infak, dan sedekahnya melalui Baznas.
“Tentu kami pemerintah kota Pangkalpinang berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyalurkan zakat dan sedekahnya melalui Baznas kota Pangkalpinang. Baznas hari ini berkewajiban untuk menyalurkan uang zakat maupun uang sedekah dari masyarakat yang mampu, yang diberikan kepada masyarakat yang memang berhak untuk menerimanya. Dan mudah-mudahan kami berharap tentu ini dapat meringankan beban dari masyarakat kita yang kurang mampu,” tutupnya.
- Penulis: admin


