Antisipasi Disinformasi AI di Pemilu 2029, Bawaslu Babel Perkuat Tata Kelola Digital
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 9 Okt 2026
- visibility 84
- comment 0 komentar

Antisipasi Disinformasi AI di Pemilu 2029, Bawaslu Babel Perkuat Tata Kelola Digital
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai memetakan strategi guna membendung ancaman disinformasi berbasis Artificial Intelligence (AI) menjelang Pemilu 2029.
Hal ini diungkapkan Ketua Bawaslu Babel, EM Osykar, saat menjadi naraasumber dalam diskusi analisis kebijakan di Pangkalpinang pada Kamis (8/10/2026). Diskusi yang diinisiasi oleh Kementerian PPN/Bappenas tersebut, fokus membedah penguatan tata kelola pemilu dan transformasi digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
“Diskusi ini membahas tantangan misinformasi dan disinformasi di ruang digital, mekanisme pencegahan dan penanganan, serta kebutuhan penguatan koordinasi antarlembaga,” ujar Osykar.
Osykar menilai kehadiran teknologi AI membawa tantangan baru yang jauh lebih kompleks bagi pengawasan pemilu digital. Menurutnya, pemetaan sejak dini sangat krusial agar pengawas pemilu tidak ketinggalan langkah dari pola penyebaran hoaks yang kian canggih.

Melalui diskusi kolaboratif ini, Kementerian PPN/Bappenas bersama penyelenggara pemilu berupaya menghimpun masukan konkret dari lapangan.
“Rekomendasi dari forum ini nantinya akan memperkuat formulasi kebijakan nasional serta meningkatkan kesiapan pengawasan pemilu berbasis digital,” tutur Osykar.
“Ini menjadi sebuah langkah nyata, ynag bertumpu pada satu tujuan untuk menjaga integritas pemilu dan merawat kepercayaan masyarakat terhadap demokrasi kita,” imbuhnya.
Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Ketua KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Husin, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Tenaga Ahli Pemilu Titi Anggraini, serta jajaran Tim Pemeriksa Daerah Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (TPD DKPP).
- Penulis: admin


