Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tenaga Kerja Profesional Tembus Arab Saudi dan Jepang
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 14 Okt 2026
- visibility 31
- comment 0 komentar

Pemkot Pangkalpinang Siapkan Tenaga Kerja Profesional Tembus Arab Saudi dan Jepang
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin Masyarif, resmi membuka bursa kerja Job Fair 2026 di Gedung Serba Guna Institut Sains dan Bisnis (ISB) Atma Luhur pada Rabu (14/10/2026). Langkah ini menjadi strategi untuk memperluas kesempatan kerja dan memangkas jarak antara pencari kerja dengan korporasi.
Pemkot Pangkalpinang sengaja membidik lingkungan akademis sebagai pusat pelaksanaan bursa kerja tahun ini. Tujuannya adalah mendekatkan akses lapangan pekerjaan secara langsung kepada para lulusan perguruan tinggi yang siap merambah dunia profesional.
“Tahun ini sengaja kita laksanakan di kampus ISB Atma Luhur. Pemerintah kota harus mendekatkan diri ke lingkungan kampus, sebab kampus adalah tempat anak-anak kita yang kelak akan melangkah ke dunia kerja,” kata Saparudin.
Saparudin menyadari bahwa persaingan berburu kerja kian ketat akibat terbatasnya lapangan kerja. Oleh karena itu, ia meminta seluruh perusahaan peserta Job Fair 2026 untuk benar-benar membuka lowongan riil yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga para pencari kerja dapat langsung menyerap peluang tersebut.
Untuk mengimbangi ketatnya persaingan, Pemkot Pangkalpinang bergerak aktif memacu pertumbuhan lapangan kerja baru. Strategi yang dijalankan meliputi penggenjotan investasi, pengembangan sektor swasta, hingga optimalisasi peran BUMN dan BUMD di wilayah tersebut.
Tidak hanya fokus pada serapan pasar domestik, Pemkot Pangkalpinang kini gencar mencetak tenaga kerja profesional untuk memenuhi kebutuhan pasar internasional. Saat ini, pemerintah kota menggandeng Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) untuk melatih calon tenaga kerja yang dipersiapkan menuju Arab Saudi.
Saparudin menegaskan bahwa program pelatihan ini menerapkan standar yang ketat untuk menghasilkan pekerja dengan kompetensi teruji dan sertifikasi nasional. Modal inilah yang akan menjadi senjata utama pemuda Pangkalpinang agar mampu bersaing di kancah nasional maupun global.
“Pelatihan ini tidak boleh biasa-biasa saja. Harus ada kompetensi dan sertifikasi minimal tingkat nasional. Dengan begitu, anak-anak kita tidak hanya siap bekerja di Pangkalpinang, tetapi juga memiliki daya saing untuk bekerja di Jakarta, daerah lain di Indonesia, bahkan luar negeri,” tegasnya.
Selain Arab Saudi, Pemkot Pangkalpinang juga tengah mematangkan program rekrutmen dan pelatihan intensif untuk pasar kerja Jepang. Program persiapan ke Jepang ini akan berjalan selama enam bulan dengan sistem asrama.
Selama masa tersebut, para peserta akan digembleng secara intensif mulai dari penguasaan bahasa, keterampilan teknis, hingga pembentukan kedisiplinan tinggi sebelum resmi diberangkatkan.
- Penulis: admin


