Natalius Pigai: Media Massa Harus Berani Kritik Pemerintah untuk Kemajuan Bangsa
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 18 Des 2024
- visibility 72
- comment 0 komentar

DOORSTOP.ID, SAMARINDA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menekankan pentingnya peran media massa dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Natalius Pigai mengharapkan, media dapat mengisi kekosongan yang belum mampu diisi oleh pemerintah, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi bangsa.
Dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ke-3 di Hotel Aston, Samarinda, Senin (16/12/2024), Pigai menyampaikan, media tidak perlu takut memberikan kritik kepada pemerintah.
“Pak Prabowo Subianto memerintahkan saya untuk memberikan pengampunan dan kebebasan bagi ruang kritik. Karena lewat kritik itulah media bisa mengisi ruang kosong yang tidak bisa diisi oleh negara ini,” ujarnya.
Pigai menegaskan, Presiden Prabowo menghormati kebebasan berpendapat dan mendorong pers Indonesia menjadi motor penggerak ide-ide kreatif dan inovatif demi kemajuan bangsa.
“Media memiliki tanggung jawab besar. Anda semua (media massa) adalah penjaga cahaya kebenaran, kejujuran, hak asasi manusia, demokrasi, perdamaian, dan keadilan,” kata Pigai.
Rakernas JMSI ke-3 ini dihadiri oleh Ketua Umum JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa, Ketua JMSI Kalimantan Timur Muhammad Sukri, perwakilan Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Forkopimda, Pj Gubernur Lampung, serta pengurus JMSI dari berbagai provinsi di Indonesia.
Melalui forum ini, Pigai berharap agar media siber terus memainkan perannya secara kritis, independen, dan konstruktif dalam menjaga demokrasi di Indonesia.
“Berita fakta jangan terlalu banyak diedit, tulis saja semua sesuai fakta namun tetap mengacu aturan jurnalistik,” tegasnya.
- Penulis: admin


