MTI Pangkalpinang dan Mentok : Sarana PT Timah Tbk Kenalkan Warisan Industri Timah ke Masyarakat
- account_circle
- calendar_month Sel, 3 Sep 2024
- visibility 76
- comment 0 komentar

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk tak hanya dikenal sebagai entitas perusahaan tambang terbesar di Indonesia, tapi juga berkomitmen dan memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian sejarah dan budaya.
Keberadaan Museum Timah Indonesia (MTI) di Pangkalpinang dan Mentok, merupakan upaya nyata PT Timah Tbk dalam mendukung edukasi sejarah dan memperkenalkan warisan industri timah ke masyarakat luas.
Selain itu, MTI Pangkalpinang dan Mentok juga menjadi simbol komitmen PT Timah untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, dalam aspek ekonomi.
Pesona MTI Pangkalpinang dan Mentok tak pernah lekang oleh waktu. Di dalamnya terdapat berbagai koleksi menarik, seperti miniatur kapal penambangan timah, peralatan penambagan timah, bor tambang peninggalan Belanda, lokomotif klasik, diorama, relief sejarah pertambangan timah dan lainnya.
Adanya beragam koleksi tentang penambangan timah Indonesia dan Bangka Belitung di MTI Pangkalpinang dan Mentok, menjadi salah satu daya tarik wisata dan dapat menambah wawasan bagi masyarakat ataupun wisatawan yang mengunjunginya.
MTI Pangkalpinang sendiri selalu ramai dikunjungi wisatawan, pelajar maupun masyarakat umum. Medio Januari–Juni 2024 saja, MTI Pangkalpinang telah dikunjungi sebanyak 13.883 orang.
Sejarawan dan Budayawan Bangka Belitung, Akhmad Elvian mengatakan, MTI Pangkalpinang dan Mentok milik PT Timah Tbk itu, memiliki banyak fungsi seperti edukasi, inspirasi dan rekreasi tentang timah di Indonesia, khususnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sehingga, lanjut Elvian, keberadaan dua museum tersebut sangat penting untuk melestarikan memori sejarah.
“PT Timah sudah mendirikan dua museum timah, Museum Timah Indonesia Pangkalpinang dan Museum Timah Indonesia Mentok,” kata Akhmad Elvian dalam keterangannya, yang diterima Doorstop ID, Selasa (3/9/2024) petang.
“Bahkan dulu ada rencana untuk membangun museum di Sungailiat dan Belinyu. Ini bentuk perhatian PT Timah untuk mencerdaskan dan mengedukasi masyarakat secara luas” lanjutnya.
Elvian menjelaskan, di MTI Pangkalpinang dan Mentok, pengunjung dapat melihat koleksi memori sejarah dan daerah. Menurutnya, generasi muda bisa terus belajar tentang sejarah timah, teknologi, tokoh yang berperan di pertimahan dan legenda timah di Bangka lewat MTI Pangkalpinang dan Mentok.
Selain berfungsi melestarikan sejarah, kata Elvian, keberadaan MTI Pangkalpinang dan Mentok juga memiliki fungsi inspirasi. Menurutnya, dengan melihat sistem penambangan timah yang sudah ada, teknologi dari tahun ke tahun membuat orang terinspirasi untuk membuat hal-hal yang baru atau mengadopsi dari yang sudah ada.
“Selain itu, MTI Pangkalpinang dan Mentok juga punya fungsi rekreasi. Bangunannya yang bersejarah, bisa menjadi destinasi wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangkalpinang atau Mentok,” katanya.
Terpisah, Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, PT Timah menyadari pentingnya melestarikan sejarah industri yang telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi dan sosial di Indonesia, khususnya di Kepulauan Bangka Belitung.
Menurutnya, MTI Pangkalpinang dan Mentok menjadi sarana bagi PT Timah Tbk untuk berbagi pengetahuan dan sejarah industri timah ke generasi muda, pelajar dan juga masyarakat umum.
“Museum ini juga merupakan bentuk tanggungjawab kami dalam menjaga warisan budaya dan sejarah yang telah menjadi bagian dari identitas Bangka Belitung,” kata Anggi dalam keterangannya, yang diterima Doorstop ID, Selasa (3/9/2024) malam.
“Kami harap, adanya MTI Pangkalpinang dan Mentok ini dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang pentingnya industri timah dalam perkembangan sejarah dan ekonomi Indonesia,” tukasnya.
- Penulis:


