Menyoal Dugaan Pelecehan Honorer di DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza: Lapor ke Polisi
- account_circle admin
- calendar_month Sab, 25 Jan 2025
- visibility 92
- comment 0 komentar

Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza angkat bicara terkait dugaan pelecehan terhadap salah satu honorer.
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG – Ketua DPRD Kota Pangkalpinang, Abang Hertza angkat bicara terkait dugaan pelecehan, yang dialami salah satu honorer di DPRD Kota Pangkalpinang.
Hertza menegaskan, persoalan tersebut seharusnya dilaporkan ke pihak kepolisian dan segera diselesaikan tanpa banyak basa basi.
“Siapa pelakunya? lapor ke polisi harusnya. Gak ada tedeng aling kalo begitu,” tegas Hertza, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp, Sabtu (25/1/2025) sore.
Sebelumnya, salah satu honorer DPRD Kota Pangkalpinang berinisial RR (23), mengaku mengalami dugaan pelecehan, oleh rekan sekantornya yang berinisial SYD alias AMD (30).
Kejadian dugaan pelecehan itu, terjadi di ruang fraksi salah satu partai di DPRD Kota Pangkalpinang, pada 21 Januari 2025 lalu.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun media ini dari sejumlah sumber, kejadian dugaan pelecehan itu bermula saat korban RR tengah asyik bermain game bersama rekan kerjanya.
Lalu, secara tiba-tiba, AMD datang dan langsung melakukan sejumlah tindakan yang diduga tak senonoh.
“Tubuh saya diraba-raba oleh dia (AMD–red). Saya tidak bisa melawan karena tangan saya dicengkeram kuat,” terang RR.
“Saya sangat ketakutan, tak berdaya dan trauma,” lanjutnya.
Terpisah, Salah satu sumber terpercaya media ini saat dihubungi pada Sabtu (25/1/2025) sore, mengaku mengenal keduanya, baik itu pelaku maupun korban.
“Betul, saya mengenal keduanya (RR dan SYD–red),” terang Sumber.
Sementara, Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Pangkalpinang, Akhmad Elvian, saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (25/1/2025) sore, mengaku bahwa pihaknya masih menyelidiki seperti apa kejadian dan kebenaran informasi yang beredar tersebut.
“Masih ditelusuri. Kami sudah minta bagian kepegawaian untuk menanyakan seperti apa kejadiannya, baik itu kepada korban maupun pelaku,” singkat Akhmad Elvian.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait lainnya masih dalam upaya konfirmasi.
- Penulis: admin


