Kasus Penyelundupan 9,25 Ton Balok Timah Ilegal di Bangka Barat Masuki Babak Baru
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 14 Feb 2025
- visibility 106
- comment 0 komentar

Kasus Penyelundupan 9,25 Ton Balok Timah Ilegal di Bangka Barat Masuki Babak Baru
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Kasus penyelundupan ratusan keping balok timah ilegal seberat 9,25 ton yang berhasil digagalkan Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, pada pertengahan Desember 2024 lalu, kini memasuki babak baru.
Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah, mengungkapkan berkas perkara kedua tersangka, serta barang bukti telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mentok, Bangka Barat.
“Ya, info dari penyidik (Ditreskrimsus), kasusnya saat ini sudah masuk ke tahap dua. Kemarin malam, berkas kedua tersangka dan barang bukti sudah diserahkan ke Kejari Mentok,” ujar Fauzan, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi doorstop.id, Jumat (14/2/2025) sore.
Sebelumnya, kedua tersangka, EDP (23) dan AAD (25), terlebih dahulu diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk diperiksa di Kantor Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung. Setelah berkas dinyatakan lengkap, keduanya dibawa ke Kejari Mentok untuk proses lebih lanjut.
“Untuk saat ini, kedua tersangka ditahan di Lapas Mentok, sementara barang bukti berupa balok timah dan lainnya dititipkan di gudang penyimpanan Peltim Mentok, Bangka Barat,” tambahnya.
Sebelumnya, pada Minggu (15/12/2024) lalu, Ditreskrimsus Polda Babel berhasil menggagalkan upaya penyelundupan timah ilegal yang diduga akan dibawa keluar dari Bangka. Ratusan keping balok timah tersebut disimpan dalam fiber dan diangkut menggunakan truk berpelat BN 8382 QC.
Dalam operasi tersebut, polisi turut mengamankan sopir truk berinisial EDP (23), warga Desa Pagarawan, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.
Kasus ini menjadi sorotan publik, karena menunjukkan masih maraknya peredaran timah ilegal di Bangka Belitung.
Dengan masuknya perkara ke tahap penuntutan, publik menantikan proses hukum selanjutnya dan bagaimana kasus ini akan berkembang di pengadilan.
- Penulis: admin


