PT Timah Terapkan Pola Kemitraan Tambang di Beriga, Libatkan Masyarakat Lokal
- account_circle admin
- calendar_month Sel, 4 Mar 2025
- visibility 88
- comment 0 komentar

PT Timah Terapkan Pola Kemitraan Tambang di Beriga, Libatkan Masyarakat Lokal
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — PT Timah terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki tata kelola pertambangan dengan menghadirkan pola kemitraan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pertambangan yang legal, berkelanjutan, serta mengedepankan prinsip good mining practice.
Sebagai langkah awal, pola kemitraan ini akan diterapkan di wilayah Batu Beriga, Kabupaten Bangka Tengah. Program ini dirancang agar masyarakat lokal dapat berpartisipasi dalam aktivitas pertambangan yang terstruktur dan sesuai regulasi.
Department Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa pola kemitraan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan tata kelola pertimahan yang lebih baik.
PT Timah beradaptasi dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH), untuk memastikan bahwa kegiatan ini berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Untuk program kemitraan tambang dengan pelibatan masyarakat langsung ini, kita akan coba di Batu Beriga. Nantinya, PT Timah akan menambang sendiri dengan melibatkan masyarakat lokal dalam aktivitasnya,” ujar Anggi.
Dalam skema kemitraan ini, jelas Anggi, setiap alat produksi ponton yang beroperasi di Perairan Beriga akan melibatkan dua tenaga kerja lokal. Selain itu, PT Timah juga mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Beriga, agar dapat memenuhi persyaratan, seperti Surat Izin Usaha Jasa Pertambangan (SIUJP), sehingga bisa bermitra langsung dengan perusahaan.
“Kita juga sedang mendorong BUMDes untuk melengkapi persyaratan sesuai regulasi agar nantinya dapat bermitra langsung dengan PT Timah. Dengan begitu, program ini bisa mendorong kemandirian ekonomi masyarakat serta meningkatkan pendapatan desa,” tambahnya.
Selain melibatkan masyarakat dalam kegiatan penambangan, PT Timah juga akan memberikan pendampingan dalam berbagai aspek, termasuk perizinan, teknis operasional, keselamatan kerja, hingga pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.
“Pola kemitraan ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam tata kelola pertambangan yang lebih baik, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat. Dengan kerja sama yang sinergis, PT Timah optimistis dapat menciptakan ekosistem pertambangan yang lebih berdaya guna dan berkelanjutan,” tutup Anggi.
Program kemitraan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Dengan adanya skema ini, masyarakat dapat memperoleh akses lebih luas terhadap kegiatan ekonomi berbasis pertambangan tanpa harus terlibat dalam aktivitas tambang ilegal yang berisiko bagi lingkungan dan keselamatan.
Sumber: www.timah.com
- Penulis: admin


