Partisipasi Semesta Jadi Sorotan Hardiknas 2025, Sekda Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
- account_circle admin
- calendar_month Jum, 2 Mei 2025
- visibility 71
- comment 0 komentar

Partisipasi Semesta Jadi Sorotan Hardiknas 2025, Sekda Pangkalpinang Tegaskan Komitmen Pemerintah Tingkatkan Mutu Pendidikan
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pangkalpinang, Mie Go, memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (2/5/2025). Upacara tahun ini mengusung tema “Partisipasi Semesta, Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”
Dalam amanatnya, Mie Go membacakan sambutan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, yang menekankan bahwa upacara Hardiknas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum refleksi akan pentingnya pendidikan bagi masa depan bangsa.
“Pada hakikatnya, pendidikan adalah proses membangun kepribadian utama, akhlak mulia, dan peradaban bangsa,” ujar Mu’ti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Mie Go.
Ia juga menambahkan bahwa secara industri, pendidikan berfungsi menumbuhkembangkan potensi manusia agar menguasai ilmu, memiliki keterampilan, dan kecerdasan yang menunjang kesejahteraan serta kebahagiaan lahir dan batin.
Mu’ti menyebutkan bahwa pendidikan menjadi sarana mobilitas sosial-politik yang dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa. Ia menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas nasional.
“Sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat Presiden, berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan,” tegasnya.
Presiden, lanjut Mu’ti, juga berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui program pendidikan yang inklusif. Ini diwujudkan lewat revitalisasi sarana prasarana pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.
“Dengan demikian, guru diharapkan menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban. Tidak sekadar fasilitator, tetapi juga mentor dan konselor bagi para murid,” katanya.
Mu’ti menekankan bahwa tanggung jawab memajukan pendidikan bukan hanya milik pemerintah. “Perlu kerja sama semua pihak orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan media massa untuk mewujudkan layanan pendidikan yang menjangkau semua kalangan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sejak Oktober 2024, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan berbagai terobosan, seperti memperbaiki tata kelola guru, menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning), hingga memasukkan materi koding dan kecerdasan artifisial ke dalam kurikulum. Selain itu, kementerian juga memperkenalkan kebijakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan program Pagi Ceria untuk membentuk karakter sejak dini.
Usai upacara, Mie Go menegaskan bahwa tema Hardiknas tahun ini menjadi pengingat akan pentingnya peran semua pihak dalam mewujudkan pendidikan yang bermutu.
“Tentu dari tema ini, kita diharapkan partisipasi. Karena ini semesta, termasuk pemerintah, swasta, media massa, kemudian juga guru dan murid,” ujar Mie Go kepada wartawan.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, berkomitmen menjamin mutu pendidikan dengan menciptakan kondisi belajar yang aman dan nyaman, menyediakan sarana dan prasarana memadai, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan.
“Pertama, kami menjamin mandatory spending sebesar minimal 20 persen dari APBD, meskipun dalam situasi efisiensi anggaran. Itu langkah nyata kami,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesejahteraan guru. Menurutnya, dengan kesejahteraan guru yang meningkat, proses belajar mengajar akan jauh lebih baik.
“Guru harus menjadi mentor dan konselor, bukan sekadar pengajar,” tegas Mie Go.
- Penulis: admin


