Breaking News
light_mode
Beranda » BANGKA BELITUNG » Banmus DPRD Babel Gelar Rapat dengan Eksekutif, Bahas Sejumlah Isu Strategis

Banmus DPRD Babel Gelar Rapat dengan Eksekutif, Bahas Sejumlah Isu Strategis

  • account_circle admin
  • calendar_month Rab, 28 Mei 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Banmus DPRD Babel Gelar Rapat dengan Eksekutif, Bahas Sejumlah Isu Strategis

DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, mengungkapkan sejumlah isu strategis yang dibahas dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD bersama pihak eksekutif, yang digelar di ruang Banmus DPRD Babel, Rabu (28/5/2025).

Salah satu isu utama adalah permasalahan Iuran Penyelenggaraan Pendidikan (IPP) yang hingga kini belum menemui kejelasan arah kebijakan. Didit menegaskan bahwa DPRD meminta Dinas Pendidikan dan Inspektorat untuk segera berkomunikasi langsung dengan Gubernur.

“Permasalahan IPP ini jujur saja prosesnya masih mengambang. Apa yang disampaikan oleh pihak eksekutif tadi itu masih sebatas rancangan, belum merupakan keputusan resmi. Maka kami perintahkan Dinas Pendidikan dan Inspektorat untuk langsung komunikasi dengan Pak Gubernur. Keinginannya seperti apa, baru nanti kita bahas di DPRD,” kata Didit kepada wartawan.

Ia menekankan, bahwa Peraturan Daerah (Perda) Nomor 02 Tahun 2018 tentang perubahan atas Perda Nomor 04 Tahun 2016 terkait IPP itu masih berlaku, sehingga sekolah tetap harus mengacu pada regulasi tersebut.

“Perda itu belum dicabut. Artinya sekolah harus berpatokan dengan peraturan daerah itu. Perda itu dibentuk berdasarkan peraturan pemerintah. Clear kan?” tegasnya.

Didit juga mengungkapkan fakta penting terkait pembiayaan pendidikan. Saat ini, terdapat 53.000 siswa yang membutuhkan biaya operasional sekitar Rp4,8 juta per siswa untuk jenjang SMA dan Rp5 juta untuk SMK.

“Dana BOS hanya Rp1,8 juta, dan APBD menganggarkan Rp800 ribu. Jadi totalnya Rp2,6 juta. Masih ada kekurangan Rp2,2 juta per siswa SMA dan Rp2,4 juta per siswa SMK. Pertanyaannya, sanggup nggak APBD kita menutup kekurangan itu?” ungkapnya.

Ia juga menyoroti bahwa Babel belum menerapkan program wajib belajar 12 tahun, yang seharusnya menjadi tanggung jawab penuh pemerintah daerah jika diterapkan.

“Kalau sudah wajib belajar 12 tahun, itu tanggung jawab APBD. Lagi-lagi pertanyaannya, sanggup nggak pendanaan kita?” ujarnya.

Didit menegaskan pentingnya kejelasan sistem pendidikan menjelang tahun ajaran baru. Ia mengingatkan agar kualitas pendidikan tidak dikorbankan.

“Saya tidak mau anak-anak kita kalah bersaing saat ikut UMPTN dengan daerah lain. Hati-hati bicara kualitas. Karena itu kami serahkan ke Pak Gubernur untuk menyusun format kebijakan yang jelas. Baru nanti dibahas bersama,” tegasnya lagi.

Tak hanya soal IPP, Banmus juga menyoroti kesiapan daya tampung SMA/SMK negeri yang dinilai terbatas, serta mahalnya biaya seragam sekolah yang dikeluhkan orang tua.

“Tahun lalu di Koba sempat terjadi demo karena daya tampung terbatas. Ini perlu solusi. Begitu juga soal mahalnya seragam, keluhan ini perlu dicarikan jalan keluarnya,” kata Didit.

Ia turut menyinggung kondisi realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dinilai belum maksimal. “Target PAD kita sekitar Rp700 miliar, tapi laporan dari Bakuda baru tercapai 31 persen hingga Mei ini,” ujarnya.

Dalam rapat itu, Banmus juga membahas perkembangan penanganan kawasan Muara Jelitik, Kabupaten Bangka. Menurut Didit, PT Timah telah diminta mengirim surat ke Kementerian Kelautan sesuai kesepakatan sebelumnya.

“Kita akan undang PT Timah. Jadwalnya sudah disiapkan, tinggal menunggu kesiapan dari pihak PT Timah,” ujarnya.

Isu terakhir yang dibahas dalam rapat yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut, adalah status Pulau Tujuh yang masih menjadi sengketa antara Bangka Belitung (Babel) dan Kepulauan Riau (Kepri). Didit menyebut persoalan ini menghambat integrasi Perda RTRW dan zonasi.

“Mohon maaf, sahabat kita di Kepri mengklaim itu wilayah mereka. Tapi kita tetap ngotot itu milik Babel. Masalahnya sekarang, kita mau perang atau ngalah? Kalau mau perang ayo, langkah-langkahnya apa? Kalau ngalah ya sudah. Kita tunggulah kepastian dari Gubernur,” katanya lugas.

  • Penulis: admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pisah Sambut Kapolresta Pangkalpinang, Pj Wali Kota Harap Kamtibmas Tetap Kondusif Jelang Pilkada Ulang

    Pisah Sambut Kapolresta Pangkalpinang, Pj Wali Kota Harap Kamtibmas Tetap Kondusif Jelang Pilkada Ulang

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Pisah Sambut Kapolresta Pangkalpinang, Pj Wali Kota Harap Kamtibmas Tetap Kondusif Jelang Pilkada Ulang DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota Pangkalpinang menggelar malam ramah tamah sekaligus pisah sambut Kapolresta Pangkalpinang di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (8/7/2025) malam. Acara ini menjadi momen perpisahan dengan Kombes Pol Gatot Yulianto dan penyambutan Kapolresta yang baru, Kombes Pol Max […]

  • Ungguli DKI Jakarta, Pemprov Bangka Belitung Raih Predikat Sangat Baik Kinerja Investasi 2026

    Ungguli DKI Jakarta, Pemprov Bangka Belitung Raih Predikat Sangat Baik Kinerja Investasi 2026

    • calendar_month Sab, 1 Agu 2026
    • account_circle admin
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Ungguli DKI Jakarta, Pemprov Bangka Belitung Raih Predikat Sangat Baik Kinerja Investasi 2026 DOORSTOP.ID, JAKARTA — Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat nasional. Pemerintah Provinsi Babel sukses menyabet predikat “Sangat Baik” dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha. (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026. Capaian ini […]

  • Jenderal “Pencuri Hati” Itu Pamit

    Jenderal “Pencuri Hati” Itu Pamit

    • calendar_month Jum, 31 Okt 2025
    • account_circle admin
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Oleh: Fakhruddin Halim (Sekretaris PWI Babel) Bukan perpisahan ku tangisi Hanya pertemuan ku sesali Dua baris lirik lagu berjudul “Pengorbanan”, yang dipopulerkan Mansyur S tahun 2005, kemudian dipopulerkan lagi oleh putranya Irvan Mansyur S, agaknya tepat menggambarkan perpisahan Kapolda Babel, Irjen Pol Hendro Pandowo dengan masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kabar kepindahan tugas Hendro ke […]

  • Amankan Mudik Lebaran 2026, Gubernur Hidayat Arsani dan Kapolda Babel Terjunkan 1.602 Personel Gabungan

    Amankan Mudik Lebaran 2026, Gubernur Hidayat Arsani dan Kapolda Babel Terjunkan 1.602 Personel Gabungan

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Amankan Mudik Lebaran 2026, Gubernur Hidayat Arsani dan Kapolda Babel Terjunkan 1.602 Personel Gabungan DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) bergerak cepat memastikan kenyamanan pemudik. Gubernur Babel, Hidayat Arsani, menegaskan bahwa aspek keamanan dan kondusifitas wilayah menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Menumbing 2026. Hal ini […]

  • MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV

    MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • account_circle admin
    • visibility 81
    • 0Komentar

    MIND ID dan Kemendiktisaintek Sulap Ampas Timah Jadi Bahan Baku Nuklir dan EV DOORSTOP.ID, JAKARTA — PT Mineral Industri Indonesia (Persero) atau MIND ID kini tidak lagi memandang limbah timah sebagai sisa produksi semata. Berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Holding BUMN Pertambangan ini sukses menuntaskan riset strategis, yakni menyulap limbah timah […]

  • Harga Ethereum Mengincar .000, Level .800 Jadi Penentu Reli Oktober

    Harga Ethereum Mengincar $3.000, Level $2.800 Jadi Penentu Reli Oktober

    • calendar_month Rab, 7 Okt 2026
    • account_circle Vritimes
    • visibility 29
    • 0Komentar

    DOORSTOP.id, Jakarta – Harga Ethereum (ETH) memasuki Oktober 2026 dengan peluang melanjutkan pemulihan, tetapi masih menghadapi satu penghalang penting di area $2.775–$2.800. Jika level tersebut berhasil ditembus dan bertahan sebagai support, ETH berpotensi membuka ruang kenaikan menuju $3.000. Berdasarkan data internal FLOQ pada 4 Oktober 2026, Ethereum diperdagangkan di sekitar $2.693–$2.695, naik sekitar 0,7% dalam 24 jam. […]

expand_less