Job Fair Pangkalpinang 2025 Resmi Dibuka, 17 Perusahaan Tawarkan 904 Lowongan Kerja
- account_circle admin
- calendar_month Rab, 23 Jul 2025
- visibility 351
- comment 0 komentar

Job Fair Pangkalpinang 2025 Resmi Dibuka, 17 Perusahaan Tawarkan 904 Lowongan Kerja
DOORSTOP.ID, PANGKALPINANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang resmi membuka Job Fair Pangkalpinang 2025 yang digelar selama dua hari, 23–24 Juli 2025, di halaman Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Acara ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pangkalpinang, Unu Ibnudin, dan diikuti oleh 17 perusahaan yang menawarkan total 904 lowongan kerja dengan 51 jenis jabatan.
Dalam sambutannya, Unu Ibnudin mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia menegaskan, bahwa job fair bukan sekadar acara seremonial, melainkan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk menjamin ketersediaan lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya minta kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini. Jangan hanya seremonial lalu hilang begitu saja. Ini adalah tugas negara dan pemerintah untuk memastikan warganya memiliki kesempatan kerja,” tegas Unu.
Unu juga menyoroti kondisi ketenagakerjaan di Pangkalpinang, terutama setelah adanya lebih dari 500 kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pada tahun 2024.
“Saya sudah minta kepada Dinas Tenaga Kerja untuk memprioritaskan keluarga yang belum memiliki anggota keluarga yang bekerja. Bahkan perusahaan pun kami minta memberikan perhatian kepada kelompok tersebut, termasuk penyandang disabilitas,” ujar Unu.
Unu Ibnudin juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk lembaga pendidikan dan perusahaan, untuk menyiapkan sertifikasi kompetensi tenaga kerja.
“Jangan sampai kita punya banyak tenaga kerja potensial, tapi kalah karena tidak punya sertifikat atau syarat administrasi yang lengkap. Saya minta Dinas Tenaga Kerja segera berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, baik formal maupun informal,” imbuhnya.
Ia pun membuka peluang bagi penyelenggaraan job fair selanjutnya oleh pemerintah maupun swasta, selama tetap terdata dan terlaporkan agar pemerintah dapat memberikan dukungan maksimal.
“Ini baru awal, baru 17 perusahaan tapi sudah ada hampir 1.000 lowongan. Ke depan silakan kalau mau diselenggarakan lebih besar, yang penting terkoordinasi dan tepat sasaran,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Pangkalpinang, Amrah Sakti, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) serta Perda APBD Kota Pangkalpinang Tahun 2024.
“Maksud dari Job Fair ini adalah mempertemukan langsung pencari kerja dengan perusahaan yang membuka lowongan, agar bisa menyesuaikan dengan kualifikasi yang dibutuhkan. Selain itu, ini juga sebagai fasilitas bagi para pencari kerja mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya,” jelas Amrah kepada media ini.
Dikatakan Amrah, pameran bursa kerja tersebut diikuti oleh 17 perusahaan di antaranya, PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), PT. Sumber Jadi Group (dealer resmi Yamaha), PNM Babel, Papa Group Indonesia, BTPN Syariah, PT. Karunia Adi Sentosa (KAS), PT. Mitra Lintas Multimedia (Faznet), PT. Annur Jaya, RSU Mitra Medika, PT. Pangkalpinang Distribusindo, PT. Bangka Jaya Line, Klinik Salam Sarma, PT. Andromeda Graha, PT. Sakinah Pyramida, PT. Citra Karya Sejati, PT. Indomarco Prismatama (Indomaret) dan PT. Andalan Mitra Prestasi.
“Ada juga stand Disnaker Kota Pangkalpinang, Disnaker Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah dan Bangka Selatan serta Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel, yang melayani pembuatan Kartu Ak-1, job konseling, konsultasi pekerja Migran Indonesia dan layanan hubungan industrial,” jelas Amrah.
Selain itu, lanjut dia, dalam job fair tahun ini pihaknya mencatat sebuah langkah inklusif, yaitu dengan menyediakan lima formasi khusus bagi penyandang disabilitas.
“Kami (Disnaker Kota Pangkalpinang) juga telah berupaya menjalin kerja sama dengan Sekolah Luar Biasa (SLB) dan lembaga terkait lainnya untuk mendukung kelompok difabel agar memperoleh pekerjaan yang layak,” tukasnya.
- Penulis: admin


